TRIBUN-TIMUR.COM – Sebanyak 18 perwira menengah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) atau jenderal bintang satu per 3 Februari 2026.
Kenaikan pangkat tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/159/II/2026 tertanggal 3 Februari 2026.
Para perwira ini naik satu tingkat dari Kolonel menjadi Brigjen TNI.
Dari 18 nama yang promosi, salah satunya merupakan putra Sulawesi Selatan.
Ia adalah Kolonel Infanteri (Inf) Irfan Amir.
Kini menyandang pangkat Brigjen Inf Irfan Amir.
Brigjen Inf Irfan Amir lahir di Jeneponto, Sulawesi Selatan, 7 Desember 1978.
Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2000 dari kecabangan Infanteri.
Sebelum promosi, ia menjabat Perwira Staf Ahli Tingkat II Kepala Staf Angkatan Darat (Pa Sahli Tk. II KSAD), yaitu pejabat yang memberikan kajian dan pertimbangan strategis kepada KSAD sesuai bidangnya.
Dalam mutasi terbaru, ia dipercaya menjadi Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) XV/Pattimura, satuan pendidikan dan pembentukan prajurit di wilayah Kodam XV/Pattimura.
Sebagian besar kariernya ditempa di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Ia pernah menjabat:
Ia dikenal memiliki pengalaman panjang di Korps Baret Merah.
Lebih dari 70 persen masa dinasnya berada di lingkungan Kopassus.
Berikut daftar lengkap perwira yang promosi beserta jabatan lama dan jabatan barunya:
Kolonel Inf Irfan Amir (Akmil 2000)
Pa Sahli Tk. II KSAD → Danrindam XV/Pattimura
Kolonel Inf Devy Kristiono (Akmil 2002)
Ajudan Wakil Presiden RI → Pa Sahli Tk. II KSAD Bidang Hukum dan HAM
Kolonel Armed (Artileri Medan) I Made Kariawan (Akmil 1989)
Pa Sahli Tk. II KSAD → Staf Khusus KSAD
Kolonel Cpn (Corps Penerbang) Sundoro Agung Nugroho (Akmil 1999)
Kepala Bengkel Pusat Penerbangan TNI AD (Kabengpuspenerbad) → Wakil Komandan Pusat Penerbangan TNI AD (Wadan Puspenerbad)
Kolonel Kav (Kavaleri) Dikdik Setiadi (Akmil 1994)
Wadan Pusat Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Pusdikbangspes) Kodiklatad → Wadan PMPP TNI (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI)
Kolonel Inf Fadli Mulyono (Akmil 1999)
Paban VI Latihan Siap Operasi Staf Operasi Angkatan Darat (Sopsad) → Kepala Staf Divisi Infanteri 3 Kostrad
Kolonel Inf Tunjung Setyabudi (Akmil 1998)
Komandan Resimen Taruna Akmil → Asisten Teritorial Kaskogabwilhan III (Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III)
Kolonel Arhanud Bangun Manahan Laurensus (Akmil 1997)
Agen Intelijen Madya BIN → Asisten Intelijen Kaskogabwilhan III
Kolonel Inf Budi Handoko (Akmil 1999)
Paban I Perencanaan Staf Personel AD → Waaspers KSAD Bidang Perencanaan dan Pembinaan Personel
Kolonel Inf Charles Binsar Parulian Sagala (Akmil 1997)
Kepala Departemen Manajemen Seskoad → Widyaiswara Bidang Operasi Militer Perang dan Operasi Militer Selain Perang
Kolonel Artileri Medan Mohamad Jamaludin Malik (Akmil 1996)
Paban VII Kerja Sama Materiil Staf Teritorial AD → Direktur Pendidikan dan Latihan Pusterad
Kolonel Chk (Corps Hukum) M. Sjaiful Kustiawan (Akmil 1997)
Kepala Bidang Umum Oditurat Jenderal TNI → Kepala Oditurat Militer Tinggi II Jakarta
Kolonel Inf Sumarlin Marzuki (Akmil 2000)
Kepala Staf Korem 043/Garuda Hitam (Lampung) → Danrem 043/Garuda Hitam
Kolonel Inf Yanto Reinald Nainggolan
Paban Sahli KSAD Bidang Manajemen → Pa Sahli Tk. II KSAD Bidang Ideologi
Kolonel Cpl (Corps Peralatan) Azwan Abdi (Akmil 1998)
Paban Utama Bais TNI → Komandan Satuan Intelijen Bais TNI
Kolonel Inf Kohir (Akmil 1999)
Danrem 083/Baladhika Jaya (Malang) → Danrem 084/Bhaskara Jaya (Surabaya)
Kolonel Inf Ari Depria Maulana M (Akmil 1999)
Kepala Satuan Pembinaan Rohani Pusminpers TNI → Direktur Doktrin Kodiklat TNI
Kolonel Armed Ahmad Muttaqin (Akmil 1996)
Perwira Menengah Denmabesad → Direktur Kesenjataan Pusat Kesenjataan Artileri Medan
Promosi ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh TNI AD.
Dengan pengalaman panjang di satuan operasional, pendidikan, hingga staf strategis, para Brigjen baru ini diharapkan memperkuat profesionalisme dan kesiapan TNI AD dalam menjaga pertahanan negara. (*)