TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, PONTIANAK - Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, SIK MH., bersama Wakapolda dan Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar melaksanakan Sholat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Annur Polda Kalbar, Sabtu 21 2026 pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut diikuti oleh personel serta jamaah Masjid Annur sebagai bagian dari pembinaan rohani dan mental di bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalbar mengajak seluruh personel yang beragama Islam untuk memakmurkan masjid serta meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan, khususnya dengan rutin melaksanakan Sholat Sunnah Tarawih berjamaah.
Kuliah Tujuh Menit (Kultum) disampaikan oleh Ustad Lahzami As’ad, S.Pd., yang mengingatkan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan sekaligus bulan seleksi keimanan.
Ia menuturkan bahwa di awal Ramadan semangat ibadah biasanya sangat tinggi, namun yang mampu istiqamah hingga akhir Ramadan adalah mereka yang benar-benar kuat imannya dan berpeluang meraih predikat takwa.
Dalam tausiyahnya, ustad juga mengingatkan pentingnya menjaga kaifiyah puasa sesuai tuntunan fikih, termasuk menjaga tujuh lubang anggota tubuh saat berpuasa.
Tidak hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menjaga pendengaran, penglihatan, serta anggota tubuh lainnya dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa.
Baca juga: Pengurus Masjid Annur Mengajak Masyarakat Sholat Tarawih Berjamaah Bersama Personel Polda Kalbar
Sementara itu, Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menyampaikan bahwa momentum bulan suci Ramadan hendaknya benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh anggota Polri yang beragama Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
“Di momen bulan suci Ramadan yang penuh berkah dan ampunan ini, kami berharap seluruh personel dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya, salah satunya dengan rutin melaksanakan Sholat Sunnah Tarawih berjamaah di masjid, sehingga berdampak positif pada pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan ibadah bersama ini diharapkan semakin mempererat silaturahmi antarpersonel serta membentuk karakter anggota Polri yang humanis, religius, dan profesional dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.