Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, turun langsung meninjau pasar kuliner takjil di Jalan Ir. Soekarno, Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Sabtu (21/2/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman berbuka puasa yang dijual kepada masyarakat aman dan layak konsumsi.
Didampingi Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kupang, Sem Lapik, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Oemboe Wanda, Melki Laka Lena menyisir satu per satu lapak pedagang.
Ia berbincang langsung dengan para penjual sekaligus membeli sejumlah takjil yang dijajakan.
“Semoga lancar dan laris jualannya ya,” ujar Melki kepada para pedagang.
Takjil sendiri merupakan hidangan pembuka saat berbuka puasa, umumnya berupa makanan dan minuman manis seperti kolak, sop buah, es campur, hingga aneka gorengan dan lauk pauk.
Melki Laka Lena menyebut, Ramadan menjadi periode meningkatnya aktivitas ekonomi pangan. Karena itu, pengawasan keamanan pangan harus dilakukan lebih cepat, adaptif, dan menyentuh langsung masyarakat.
Dari hasil pemantauan dan laporan BPOM, sebagian besar bahan baku yang digunakan pedagang dinilai telah sesuai standar. Meski demikian, ia memastikan BPOM akan rutin melakukan pengecekan, pengujian, dan pemeriksaan untuk mencegah penggunaan bahan berbahaya.
“Catatan pentingnya adalah jangan gunakan zat-zat kimia berbahaya yang dilarang BPOM. Gunakan bahan baku yang aman dan layak konsumsi,” katanya.
Selain pengawasan, Melki juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi para pelaku usaha. Menurutnya, pendekatan edukatif perlu dikedepankan agar kesadaran pedagang dalam menjaga kualitas dan keamanan produk semakin meningkat.
Dalam kesempatan itu, mantan anggota DPR RI itu menyampaikan pesan toleransi dan kepedulian sosial di tengah momentum Ramadan 1447 Hijriah yang bertepatan dengan perayaan Imlek dan masa prapaskah.
“Selamat Imlek untuk saudara-saudara Tionghoa di NTT, selamat berpuasa bagi saudara Muslim, dan selamat menjalani prapaskah bagi saudara Nasrani. Ini tiga momen besar yang hadir bersamaan. Jalani dengan penuh berkah dan tetap jaga toleransi,” ujarnya.
Politikus Golkar itu mengajak seluruh masyarakat NTT untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta menumbuhkan empati terhadap sesama, terutama bagi warga yang membutuhkan.
“Selalu lihat kanan dan kiri. Kalau ada saudara atau tetangga kita yang susah, mari saling membantu. Jangan apatis. Kita jaga satu sama lain agar terhindar dari hal-hal buruk,” katanya. (fan)