BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kalangan warga Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kini kian termudahkan mencari lauk maupun takjil berbuka puasa.
Ini menyusul telah hadirnya Ramadhan Expo 1447 Hijriyah atau Pasar Wadai Ramadan di kawasan Palpalan (Jalan Hadji Boejasin), Pelaihari. Acara pembukaannya dilakukan Bupati H Rahmat Trianto didampingi Wabup HM Zazuli masing-masing beserta istri, Sabtu sore kemarin.
Turut hadir Ketua DPRD Tala H Khairil Anwar, unsur Forkopimda, pejabat instansi vertikal, jajaran Pemkab Tala serta tamu undangan lainnya.
“Alhamdulillah pasar wadai Ramadan sudah buka, jadi tidak perlu keliling jauh mencari lauk dan wadai berbuka," ucap Rina Ristanti, warga Angsau, Pelaihari, Minggu (22/2/2026).
Ibu rumah tangga ini mengatakan pilihan lauk dan wadai cukup banyak, dari makanan kekinian hingga kue tradisional. Sore kemarin ia bersama dua anaknya turut berburu menu untuk berbuka di lokasi Ramadan Expo 2026.
Turut hadir Ketua DPRD Tala H Khairil Anwar, unsur Forkopimda, pejabat instansi vertikal, jajaran Pemkab Tala serta tamu undangan lainnya.
Baca juga: Gagalkan Tawuran di Malam Ramadan, Polresta Banjarmasin Sita Dua Bilah Senjata Tajam dari Pelaku
Kepala Dinas Pariwisata Tala Zulpuaddin selaku penyelenggara melaporkan sebanyak 143 peserta ambil bagian. Rinciannya, 126 pedagang, 12 sponsor pendukung termasuk Dekranasda Tala, serta lima instansi pelayanan publik.
Para pedagang didominasi pelaku UMKM makanan dan minuman kekinian sebanyak 94 orang. Selain itu, terdapat 13 pedagang ikan dan sayur masak, 14 penjual wadai basah, serta lima pedagang pakaian dan aksesori.
Expo akan berlangsung selama 26 hari hingga 18 Maret mendatang, mulai pukul 15.00 Wita hingga petang. Dinas Pariwisata menyiapkan tenda gratis yang berjajar rapi di kanan kiri bahu Jalan Hadji Boejasin sepanjang sekitar 200 meter, dari depan Kantor PN Pelaihari hingga Kantor Pengadilan Agama Pelaihari.
Tak sekadar tempat berburu takjil, pengunjung juga dapat memanfaatkan layanan publik. Beberapa SKPD hadir memberikan layanan ekstra. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) misalnya menggelar pasar murah.
Dinas Kesehatan membuka layanan pemeriksaan kesehatan, Dinas Dukcapil menghadirkan layanan yang berkaitan dengan administrasi kependudukan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengadakan bazar buku, serta PMI membuka layanan donor darah. Panggung seni budaya pun disiapkan untuk memberi ruang ekspresi bagi pelaku seni lokal Tala.
Zulpuaddin berharap Ramadan Expo mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama bulan suci. “Bukan hanya tempat jual beli, tapi juga ruang promosi dan pertumbuhan UMKM,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati H Rahmat Trianto menilai animo pedagang dan masyarakat cukup tinggi. Bahkan, ada harapan agar durasi pelaksanaan bisa diperpanjang.
Ia mendorong para pedagang terus berinovasi menghadirkan menu baru setiap pekan agar daya tarik tetap terjaga hingga akhir pelaksanaan.
“Expo artinya ada hal-hal baru yang dihadirkan. Saya harap ekonomi meningkat. Jaga kebersihan dan silaturahmi karena ini bulan suci yang penuh berkah,” ucapnya.
Orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini beserta istri juga meluangkan waktu berkeliling ke stand-stand pedagang. Sekaligus berinteraksi dengan beberapa pedagang.
Bupati H Rahmat juga menyapa pengunjung yang sedang memilih minuman segar manis untuk berbuka. Ia pun langsung menraktir beberapa pengunjung dan membelikan lima rasa yang diinginkan pembeli tersebut.
Termasuk pengunjung anak-anak yang tampak begitu sumringah karena ditraktir bupati. Ungkapan terimakasih pun seketika mengalir dari mulut mereka.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)