TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Sebanyak 17 pengelola homestay dan kelompok sadar wisata (pokdarwis) mendapat bantuan hibah barang dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Hibah yang bertujuan mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat itu bersumber dari APBD Otsus Tahun Anggaran 2025.
"Desain besar pembangunan pariwisata sudah kami siapkan. Kami juga mengajak masyarakat berperan aktif, terutama dalam menyiapkan fasilitas pendukung seperti homestay untuk wisatawan,” ujar Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu pada penyerahan hibah secara simbolis di kantor gubernur, kompleks kantor Wali Kota Sorong, Remu Utara, Distrik Sorong Kota, Sabtu (21/2/2026).
Baca juga: Kapal Pesiar MV Odyssey Angkut Ratusan Wisatawan Tiba di Sorong, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Menurutnya, pemerintah memiliki keterbatasan dalam pembangunan infrastruktur, sehingga partisipasi masyarakat menjadi kunci utama.
Elisa menggarisbawahi tiga faktor utama yang harus diperhatikan dalam pengembangan pariwisata, yakni keamanan, kebersihan, dan kualitas pelayanan.
"Jika kondisi daerah aman, bersih, dan didukung pelayanan yang baik, maka kunjungan wisatawan akan meningkat signifikan," katanya.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga fokus pada promosi potensi wisata daerah melalui berbagai media.
"Media berperan penting dalam memperkenalkan kekayaan alam Papua Barat Daya, mulai dari wilayah pegunungan hingga kawasan pesisir," ucap Elisa.
Baca juga: Perkuat Peran Masyarakat, 30 Pengelola Wisata OAP Ikuti Pelatihan Ekowisata Intensif
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya Yusdi Nurdin Lamatenggo, mengatakan, hibah disesuaikan kebutuhan masing-masing lokasi wisata.
Antara lain fasilitas tempat tidur, perlengkapan makan dan minum, panel surya, hingga sarana transportasi seperti motor tempel.
Saat ini jumlah homestay di Papua Barat Daya mencapai sekitar 300 unit, sehingga bantuan akan terus didorong secara berkelanjutan sesuai kemampuan anggaran.
"Ini merupakan program stimulan yang disalurkan bertahap," ujar Yusdi.
Baca juga: Pemkab Maybrat Fokus Pariwisata, Danau Ayamaru dan Uter Jadi Andalan Peningkatan PAD
Ia menambahkan, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga pendampingan dan promosi terhadap homestay melalui berbagai kegiatan, termasuk pameran dan event pariwisata.
Bantuan diharapkan makin meningkatkan kualitas layanan, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara berkunjung ke Papua Barat Daya. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)