Remaja Bawa Sajam di Handil Viral, Warga Jambi Desak Aparat Turun Tangan
Darwin Sijabat February 22, 2026 09:49 AM

 

TRIBUNJAMBI.COM - Keresahan warga Kota Jambi terhadap aksi kriminalitas jalanan kian memuncak. 

Baru-baru ini, sebuah rekaman video yang memperlihatkan sekelompok remaja berkendara sambil menenteng senjata tajam (sajam) di kawasan Kebun Handil viral di media sosial. 

Aksi berandalan bermotor ini memicu ketakutan luar biasa bagi pengguna jalan yang melintas pada malam hari.

Kabar mengenai teror ini disebarkan oleh akun Instagram @kabarkampungkito_djb, yang memperlihatkan gerombolan pemuda tersebut beraksi tanpa rasa takut. 

Kehadiran mereka di wilayah pemukiman padat dan jalur utama Kebun Handil dianggap sudah sangat meresahkan dan membahayakan nyawa warga.

"Segerombolan pemuda beraksi bawa sajam di daerah Kebun Handil," bunyi keterangan dalam unggahan yang memicu gelombang desakan agar aparat kepolisian segera bertindak tegas sebelum jatuh korban jiwa.

Pengakuan Warga: Bertemu Begal di Jalanan

Keresahan ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, seorang pria di Kota Jambi memberikan pengakuan mengejutkan bahwa dirinya sempat berpapasan langsung dengan komplotan begal. 

Pria tersebut mengaku terjebak di tengah aksi sekelompok begal bersenjata tajam (sajam).

Kejadian yang berlangsung di tengah keheningan malam tersebut kini menjadi perbincangan hangat usai diunggah oleh akun Instagram @seputarjambi.info.

Peristiwa bermula saat pria tersebut berniat membeli kerupuk untuk keperluan santap sahur. 

Namun, perjalanan pulangnya dari kawasan Simpang Kawat menuju rumah seketika berubah menjadi horor saat melintasi wilayah Kebun Handil sekitar pukul 00.15 WIB.

Baca juga: Kelompok Remaja yang Pamer Bawa Sajam di Sarolangun Diamankan Polisi

Baca juga: Mudik Gratis Jakarta-Jambi 2026 dari Rocky Candra, Ini Syarat dan Jadwalnya

Dalam rekaman video yang beredar, pria tersebut menceritakan detik-detik dirinya melihat komplotan yang diperkirakan berjumlah 15 orang tengah mengepung warga lainnya. 

Kelompok yang ia sebut sebagai begal itu mengendarai sekitar 6 hingga 7 sepeda motor.

"Tadi jam 12 malam saya baru pulang dari Simpang Kawat, ada begal sekitar 15 orang. Mereka menyerang empat orang. Alhamdulillah, keempat orang itu mendekati saya karena ketakutan," ungkapnya dalam video tersebut.

Saksi mata tersebut memperingatkan warga lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra jika terpaksa keluar rumah pada dini hari. 

Ia menekankan bahwa kelompok tersebut tidak segan-segan menenteng senjata tajam untuk mengintimidasi korban.

Pengakuan ini menjadi sinyal kuat bahwa aksi remaja bersajam tersebut bukan sekadar gagah-gagahan, melainkan ancaman nyata pembegalan yang mengintai setiap pengendara malam.

Warga tersebut meminta aparat kepolisian untuk tidak tinggal diam dan segera turun tangan menyisir wilayah-wilayah rawan, terutama di titik-titik yang menjadi jalur lintasan geng motor tersebut.

Melihat situasi yang kian rawan di sudut-sudut Kota Jambi, pria ini secara terbuka meminta bantuan dan perhatian serius dari pihak kepolisian. 

Ia berharap kehadiran aparat di lapangan dapat memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas di malam hari.

"Saya mohon kalau jam 11 malam atau jam 12 tolong keliling untuk Kota Jambi. Hati-hati, mereka membawa senjata tajam. Sekitar 10 atau 15 orang mengendarai 6 atau 7 motor," pungkasnya dengan nada cemas.

Warganet: "Budak Lolo" Hingga Isu Kelompok Tertentu

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warganet yang geram dengan tingkah laku para remaja tersebut. 

Beberapa netizen bahkan mulai berspekulasi mengenai asal kelompok tersebut.

Baca juga: Begal Sekap dan Rampok Guru SD di Batang Hari saat Naik Travel Gelap

Baca juga: Roy Suryo Cs Temukan Perbedaan Ijazah Jokowi dari Salinan KPU dan Bareskrim

Berikut adalah deretan komentar warganet yang merespons aksi tersebut:

@not*: "Dak tau lagi aku nak ngomong apo, padahal tunak (diam) dirumah sampe lebaran biso dapet doet (uang)."

@bai*: "Bocah lolo (bodoh)."

@lin*: "Budak puncak smo budak lorong kapak isu dnger info ny (Anak Puncak sama anak Lorong Kapak, infonya begitu)."

Komentar-komentar ini mencerminkan kejengkelan publik terhadap fenomena kenakalan remaja yang menjurus ke arah kriminalitas. 

Warga berharap patroli tim Serigala Kota atau jajaran Polresta Jambi dapat ditingkatkan, khususnya di titik-titik rawan seperti Kebun Handil, guna menyapu bersih geng motor yang kerap membawa senjata tajam tersebut.

DISCLAIMER

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, atau melakukan tindak pidana lainnya segera hubungi layanan kesehatan jiwa atau profesional di puskesmas/rumah sakit terdekat atau pihak berwajib.

Baca juga: Andri Budi Sanjaya: 2 Orang Ditembak Mati Depan Aku

Baca juga: Cuaca Jambi Hari Ini, Hujan di 9 Kabupaten Kota

Baca juga: 15 Warga Sumsel Korban Job Scam Kamboja Dihubungi Pemda, Bagaimana asal Jambi?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.