Kecelakaan Maut, Nenek dan Cucu Perempuan Tewas, Tertabrak Truk Ketika Hendak Urus KK ke Disdukcapil
Dewangga Ardhiananta February 22, 2026 11:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Jumat 20 Februari 2026 pagi pukul 09.30 WIB.

Tepatnya kecelakaan di Jalan Ketapang-Siduk Kilometer 11, Desa Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan, Ketapang, Kalbar.

Insiden itu melibatkan kendaraan truk dengan sepeda motor.

Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan nenek dan cucu tewas.

Keluarga korban menceritakan rencana perjalanan korban sebelum terjadinya kecelakaan tersebut.

Kejadian kecelakaan melibatkan dump truk yang dikemudikan M (27) dan sepeda motor yang dikendarai LD (19), yang berboncengan dengan J (46) serta seorang anak perempuan berusia tiga tahun yang merupakan cucu J.

‎Dalam peristiwa itu, J dan cucunya dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara LD mengalami luka serius dan hingga kini masih menjalani perawatan di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang.

‎Siti (50), mertua LD yang selamat dalam kecelakaan tersebut, menuturkan bahwa sebelum kejadian LD bersama ibunya, J, serta cucu dari J, hendak pergi ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Ketapang untuk mengurus perubahan Kartu Keluarga (KK). 

‎"Mereka mau pergi ke Ketapang, mau ke kantor capil untuk rubah KK," ujarnya saat diwawancarai Tribunpontianak.co.id, Sabtu (21/2/2026).

‎Saat ditanya mengenai kronologi kejadian, Siti mengaku tidak mengetahui secara pasti peristiwa tersebut. 

‎Ia hanya mendapat informasi bahwa LD sempat menghindari bangkai kucing sebelum kecelakaan terjadi.

‎"Saya tidak tau, katanya sih menghindari bangkai kucing di jalan, terus tabrakanlah dengan truk," jelasnya dalam bahasa Melayu.

‎Setelah kejadian, lanjut Siti, J dan cucunya langsung dilarikan ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang untuk dilakukan visum. 

‎Usai proses tersebut, jenazah keduanya dibawa ke kampung halaman di Kecamatan Sandai pada hari yang sama untuk dimakamkan.

‎"Abis kecelakaan, langsung dibawa ke Agoesdjam untuk visum katanya. Habis itu sekitar jam 13.00 WIB korban dibawa ke Sandai untuk dimakamkan," katanya.

‎Sementara itu, kondisi LD saat ini masih menjalani perawatan tim medis di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang. 

‎Menurut Siti, LD mengalami patah tulang pada tangan kanan, patah empat tulang rusuk di bagian kanan, serta luka pada kaki yang menyebabkan pembengkakan di lutut kanan.

‎"Yang selamat itu tangan sebelah kanannya patah, terus empat tulang rusuknya, sama kaki kanannya luka sampai bengkak di lututnya, pokoknya semuanya sebelah kanan," ungkapnya.

‎Terkait proses hukum, saat ditanya apakah pihak keluarga akan menuntut pemilik dump truck, Siti menyebut keluarga memilih untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.

‎"Kami sih keluarga pinginnya berdamai aja," pungkasnya.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunPontianak.co.id)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

Diolah dari TribunPontianak.co.id

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.