TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Akhiri Hailuki, menilai Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Ali Syakieb telah berhasil menunjukkan komitmen kuat dalam memperbaiki kinerja pemerintahan dalam satu tahun kepemimpinannya.
Menurut Hailuki, sejumlah capaian telah diraih Dadang-Ali dalam berbagai sektor. Di mana salah satu pencapaiannya yaitu mampu menurunkan angka kemiskinan. Berdasarkan data, tingkat kemiskinan di Kabupaten Bandung mengalami penurunan dari 6,40 persen menjadi 6,04 persen.
"Salah satu faktor pendukung pencapaian itu adalah keharmonisan kepala daerah. Duet ini jelas lebih harmonis dan kompak dibanding yang terdahulu. Sehingga hal ini berdampak positif bagi soliditas hingga sinergitas," ujarnya kepada Tribun Jabar, Sabtu (21/2/2026).
Namun demikian, Hailuki menegaskan bahwa komitmen dan kekompakan kepala daerah belum sepenuhnya diimbangi oleh kinerja dari para bawahannya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Di mana dirinya menyebutkan masih terdapat sejumlah OPD yang belum bekerja secara optimal.
"Setidaknya ada tiga kriteria OPD yang kinerjanya tidak optimal yaitu miskin inovasi, minim kreasi, dan buruk koordinasi lintas sektor. OPD itu hanya copy paste program dari tahun ke tahun dengan tujuan sebatas penyerapan anggaran. Tapi bukan untuk menyelesaikan persoalan nyata," katanya.
Oleh karena itu, dirinya meminta agar bupati dan wakil bupati melakukan evaluasi tegas terhadap OPD yang berkinerjanya rendah di masa satu tahun kepemimpinannya ini. Hal tersebut dilakukan agar visi dan misi kepala daerah dapat diimplementasikan dengan baik dan maksimal.
"Evaluasi tegas ini penting agar OPD-OPD tersebut bisa implementasikan visi misi kepala daerah secara maksimal sehingga cita-cita kita bersama Kabupaten Bandung BEDAS bisa terwujud lahir dan batin," ucapnya.