SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Sebuah mobil tangki terperosok ke sungai di kawasan Jalan Raya Muaradua, Kelurahan Kisau, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Kecelakaan tunggal ini diduga dipicu hilangnya konsentrasi pengemudi saat melintas di jalur tersebut.
Insiden yang terjadi di wilayah hukum Polres OKU Selatan itu melibatkan satu unit Mitsubishi Truck Tangki warna biru kombinasi bernomor polisi BE 8949 AUA.
Kendaraan yang dikemudikan Nurbadri tersebut melaju dari arah Tekana menuju Pasar Muaradua sebelum akhirnya oleng ke kiri dan masuk ke sungai di sisi jalan.
Baca juga: Masjid Muawanah Prabumulih Dibobol Maling, Perangkat CCTV hingga Amplifier Raib
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana melalui Kasat Lantas AKP Hendri Rozin membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, dugaan awal kecelakaan disebabkan faktor human error.
“Benar, telah terjadi laka lantas tunggal di Jalan Raya Muaradua, tepatnya di Kelurahan Kisau. Kendaraan truk tangki yang melintas dari arah Tekana menuju Pasar Muaradua diduga mengalami hilang konsentrasi sehingga oleng dan masuk ke sungai,” ujar AKP Hendri Rozin kepada jurnalis Tribunsumsel.com dan Sripoku.com, Minggu (22/2/2026).
Akibat kejadian itu, pengemudi mengalami cedera ringan berupa keseleo pada pergelangan tangan kanan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material masih dalam proses pendataan petugas.
Personel Sat Lantas yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas.
Serta mengamankan situasi guna mencegah kemacetan dan kecelakaan susulan. Proses evakuasi kendaraan dari aliran sungai di sekitar Jalan Raya Muaradua juga masih dilakukan.
Polisi mengingatkan para pengguna jalan untuk tetap menjaga kondisi fisik dan konsentrasi saat berkendara, terutama pada pagi hari ketika aktivitas lalu lintas mulai meningkat.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima dan tetap fokus saat mengemudi. Faktor kurang konsentrasi masih menjadi penyebab dominan kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.