SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Beberapa waktu lalu terjadi pertemuan antara Pemkot Batu dengan Perumda Jasa Yasa Kabupaten Malang yang mengelola Kawasan Songgoriti.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mendengarkan paparan terkait rencana revitalisasi dan arah pengembangan Kawasan Wisata Songgoriti.
Ini dilakukan karena secara letak Songgoriti masuk wilayah Kota Batu, namun secara kepemilikan merupakan aset Pemkab Malang.
Dalam revitalisasi dan pengembangan yang dibahas kedua pihak, ada rencana pengembangan yang mengarah kepada konsep sport tourism, termasuk rencana pembangunan lapangan padel di sana.
“Dalam pembahasan itu pihak Pemkab Malang dalam hal ini Perumda Jasa Yasa menyampaikan beberapa tawaran kerja sama kepada Pemkot Batu."
"Termasuk rencana pembangunan lapangan padel di kawasan Songgoriti dan telah meminta izin kepada kami terkait hal itu,” kata Heli Suyanto kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (22/2/2026).
Soal pengajuan tawaran kerja sama dengan Pemkot Batu, Heli Suyanto meminta agar Perumda Jasa Yasa melakukan pengajuan secara tertulis sehingga dapat ditindaklanjuti secara administratif.
“Karena memang selama ini masih sebatas pembicaraan awal."
"Jika sudah ada surat resmi, baru bisa kami tindak lanjuti dan dibahas bentuk kerja samanya seperti apa,” ujarnya.
Baca juga: Perumda Jasa Yasa Temui Wawali Batu untuk Bahas Revitalisasi Kawasan Wisata Songgoriti
Terlepas soal rencana kerja sama dan rencana pembangunan lapangan padel, Heli lebih menitik beratkan pada optimalisasi aset-aset mangkrak tak terkelola dengan maksimal, sehingga membuat angka kunjungan di Songgoriti dari tahun ke tahun meredup.
“Kami meminta aset-aset yang terbengkalai harus segera ada progres."
"Tidak dipungkiri salah satu penyebab turunnya hunian di Songgoriti ya karena ikonnya sudah tidak lagi eksis,” jelasnya.
Aset-aset di kawasan wisata Songgoriti, Kota Batu, yang dikelola oleh Perumda Jasa Yasa meliputi kawasan Pemandian Air Panas, Hotel Songgoriti dan area wisata yang ada di sana.