7 Masjid di Solo dengan Arsitektur Menawan, Pilihan Tepat untuk Ngabuburit Seru dan Berkesan
Sinta Darmastri February 22, 2026 05:07 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Menunggu azan Magrib tak melulu soal berburu takjil di pasar kaget atau sekadar jalan-jalan sore. Bagi Anda yang sedang berada di Solo, Kota Bengawan menawarkan pengalaman ngabuburit yang lebih syahdu dan penuh makna melalui wisata religi ke masjid-masjid ikoniknya.

Bukan sekadar tempat ibadah, deretan masjid ini menyimpan narasi sejarah, keajaiban arsitektur, hingga ketenangan spiritual yang cocok untuk kontemplasi di bulan Ramadan. Berikut adalah 5 rekomendasi masjid di Solo yang wajib masuk daftar kunjungan Anda:

1. Masjid Laweyan: Saksi Bisu Perjalanan Zaman

Menyandang predikat sebagai masjid tertua di Solo, Masjid Laweyan adalah mesin waktu yang nyata. Dibangun pada tahun 1564 di era Kerajaan Pajang, masjid ini merupakan jejak dakwah Ki Ageng Henis.

Keunikannya terletak pada akulturasi budaya yang kental. Berdiri di atas tanah yang lebih tinggi, arsitekturnya memadukan gaya Jawa dan Hindu. Perhatikan tiga lorong pintunya; itu bukan sekadar akses masuk, melainkan simbol filosofis dari Islam, Iman, dan Ihsan.

2. Masjid Agung Surakarta: Kemegahan Warisan Keraton

Terletak tepat di sebelah barat Alun-Alun Lor, Masjid Agung Surakarta Kauman memancarkan wibawa Keraton Kasunanan. Dibangun oleh Paku Buwono II, masjid ini mengadaptasi gaya Masjid Agung Demak dengan sentuhan lokal yang kuat.

Jangan lewatkan detail menaranya yang terinspirasi dari Kutab Minar di India, serta gapura megah bergaya Persia. Atap tajug tumpang tiganya seolah mengingatkan kita pada kerangka spiritual yang kokoh.

Baca juga: Daftar Menu Takjil Enak di Kota Solo, Cocok Disantap Saat Berbuka Puasa, Ada Es Campur dan Es Teler

3. Masjid Saminah Sihyadi: Estetika Kulit Salak yang Sejuk

Jika Anda mencari suasana yang lebih modern namun menyatu dengan alam, Masjid Saminah Sihyadi di kawasan Gilingan adalah jawabannya. Masjid yang dibuka tahun 2023 ini mendobrak pakem dengan bentuk bangunan melingkar tanpa kubah.

Dindingnya dihiasi ornamen yang menyerupai tekstur kulit buah salak, didominasi material kayu, dan dikelilingi kolam ikan yang jernih. Sistem ventilasi alaminya memastikan udara tetap sejuk, membuat momen tadarus Anda menjadi sangat nyaman.

4. Masjid Al Wustho Mangkunegaran: Harmoni Jawa-Eropa

Bergeser ke barat Pura Mangkunegaran, Anda akan menemukan Masjid Al Wustho. Masjid ini merupakan hasil kolaborasi artistik antara tradisi Jawa dengan sentuhan arsitek ternama Belanda, Thomas Karsten.

Ciri khasnya yang paling ikonik adalah pagar hijau dengan aksen kaligrafi yang estetik. Perpaduan desain bujur sangkar dengan atap tumpang memberikan kesan kuno namun tetap elegan, menjadikannya spot yang sangat tenang untuk menanti berbuka.

Baca juga: Libur Awal Ramadan 2026: Intip 6 Destinasi Wisata Malam dan Event Seru di Solo Hari Ini, 20 Februari

5. Masjid Raya Sheikh Zayed: Kemewahan Timur Tengah di Jantung Solo

Siapa yang tak kenal ikon baru ini? Masjid Raya Sheikh Zayed adalah replika megah dari Grand Mosque di Abu Dhabi. Dominasi warna putih bersih dengan marmer Italia dan karpet Turki memberikan atmosfer kemewahan yang tak tertandingi.

Meski bergaya Timur Tengah, nuansa lokal tetap hadir lewat ornamen batik pada bagian mihrabnya. Fasilitasnya yang lengkap, mulai dari perpustakaan hingga ruang VIP, menjadikan masjid ini destinasi ngabuburit favorit bagi warga lokal maupun wisatawan.

Ngabuburit di masjid bukan hanya soal menunggu waktu makan, tapi tentang mengisi kembali tangki spiritual kita. Mana masjid yang ingin Anda kunjungi sore ini?

(TribunTrends.com/TribunSolo.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.