Imbas Kericuhan di Laga Persib vs Ratchaburi, Tribun Selatan Stadion GBLA Ditutup Sementara
Mutiara Suci Erlanti February 22, 2026 05:29 PM

 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Tribun Selatan dan VIP Barat Selatan Stadion GBLA ditutup sementara saat Persib Bandung menghadapi Persita Tangerang pada Super League Indoensia, Minggu (22/2/2026).

Hal tersebut dilakukan untuk antisipasi setelah terjadinya kericuhan, pelemparan, penyalaan petasan beberapa oknum suporter Persib Bandung di laga sebelumnya saat menghadapi Ratchaburi FC pada AFC Champions League Two.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengaku memahami bahwa pertandingan melawan Ratchaburi FC pada 18 Februari 2026 yang lalu merupakan momen yang penuh emosi bagi banyak pihak.

Baca juga: Persib Akan Menjamu Persita di GBLA, Bojan Hodak: Kami Selalu Dapat hasil Positif di Kandang

"Atmosfer kompetisi Asia menghadirkan harapan, dan keterlibatan besar dari seluruh elemen pendukung yang ingin melihat tim tampil maksimal di panggung internasional," kata Adhitia.

Adhitia mengaku, pihaknya, memahami bahwa dinamika emosi dalam sepakbola adalah hal yang tidak terpisahkan.

"Namun demikian, setiap bentuk tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan pemain, ofisial, maupun sesama penonton, tentu perlu kita sikapi bersama. Sepakbola seharusnya tetap menjadi ruang dukungan yang positif, aman, dan membanggakan bagi semua pihak," katanya.

Adhitia mengatakan, sebagai langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang, pihaknya memutuskan untuk menutup sementara tribun selatan serta VIP Barat Selatan (VBS) sektor D dan E.

"Mulai dari pertandingan Persib lawan Persita, hingga batas waktu yang belum ditentukan," ujar Adhitia

Di saat yang sama, Adhitia mengaku, pihaknya juga melakukan evaluasi dan investigasi internal secara menyeluruh terhadap aspek penyelenggaraan pertandingan.

'Pembenahan akan dilakukan secara bertahap dan lebih mendalam, guna memastikan setiap laga ke depan dapat berlangsung dalam situasi yang aman, nyaman, dan kondusif," katanya.

Menurut Adhitia, semangat bobotoh selama ini selalu menjadi kekuatan utama Persib.

"Oleh karena itu mari kita jaga bersama marwah klub ini, dengan menunjukkan dukungan yang dewasa dan bertanggung jawab, agar sepakbola tetap menjadi ruang kebanggaan, yang dapat dinikmati oleh semua kalangan," ucapnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.