TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kesempatan menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo masih terbuka.
Ini setelah panitia seleksi (pansel) memperpanjang pendaftaran Seleksi Sekda Ponorogo sampai Jumat (27/2/2026).
Lalu seperti apa sosok yang diinginkan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita untuk Sekda Ponorogo?
Bunda Lisdyarita, sapaan akrab Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menyebutkan keinginannya sederhana untuk sosok yang nantinya menjadi Sekda Ponorogo.
“Cuma kalau keinginan saya sosok ya yang pasti sebenarnya yang mengerti tentang Ponorogo yang mengerti budayanya Ponorogo,” ungkap Bunda Lisdyarita, Minggu (22/2/2026).
Pun bisa mengerti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo.
Karena secara tidak langsung, Sekda adalah pemimpin ASN.
“Yang mengerti tentang teman-teman, semua yang ada di Ponorogo dan masyarakat Ponorogo,” tambah Bunda Lisdyarita kepada TribunJatim.com.
Sehingga, jelas dia, Sekda terpilih nantinya bisa bekerjasama dengan dirinya.
Ini lantaran Ponorogo dalam masa bangkit pasca diguncang OTT KPK pada 7 November 2025 lalu.
“Sehingga nanti dalam bekerja sama dengan saya bisa lebih enak sehingga Ponorogo ini kan hitungannya sedang bangkit kembali bisa sejalan semua,” tegasnya.
Bunda Lisdyarita juga menyinggung untuk Eselon II atau Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi Sekda ini.
“Ini kan ada 9 kalau gak salah tadi yang disampaikan saya yang bisa. Nah, harapan saya itu harus ikut semua,” jelasnya.
Baca juga: H-1 Penutupan, Kursi Sekda Ponorogo Masih Sepi Peminat: Belum Ada Satu Pun Pendaftar yang Submit
Baca juga: Ponorogo Sempat Digoyang OTT KPK, Berikut Catatan Satu Tahun Kepemimpinan Bunda Lisdyarita
Syarat Daftar Sekda Ponorogo
Untuk persyaratan yang harus dipenuhi mereka yang ingin mendaftar sebagai Sekda Ponorogo adalah:
Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil pada Pemerintah Kabupaten Ponorogo atau Pemerintah Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi Jawa Timur.
Memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah Sarjana (S1) atau Diploma IV (D-IV), diutamakan memiliki pendidikan Magister (S2).
Berusia paling tinggi 58 (lima puluh delapan) tahun pada saat pelantikan.
Memiliki pangkat golongan ruang sekurang-kurangnya Pembina Tingkat I (TV/b).
Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama 5 (lima) tahun.
Sedang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama minimal 2 (dua) tahun secara kumulatif pada 2 (dua) Perangkat Daerah yang berbeda.
Mempunyai sertifikat pelatihan Kepemimpinan.
Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir (tahun 2024 dan tahun 2025).
Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat dibuktikan dengan surat pernyataan yang dikeluarkan oleh BKPSDM/BKD/BKPPD Instansi pelamar berasal
Tidak sedang dalam proses pemeriksaan atas dugaan pelanggaran disiplin serta tidak sedang menjalani hukuman disiplin berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 tahun 2021 yang dibuktikan dengan surat pernyataan yang dikeluarkan oleh BKPSDM/BKD/BKPPD Instansi pelamar berasal.
Surat keterangan sehat jasmani, rohani dan bebas Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif atau NAPZA yang dikeluarkan dari Rumah Sakit Pemerintah (RSUD).
Mendapatkan persetujuan/rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Memiliki rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas yang baik.
Telah menyampaikan bukti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025. Telah menyampaikan bukti pelaporan Pajak Tahunan pribadi (SPT) tahun 2025.
Memiliki Visi, Misi dan Target peningkatan kinerja Organisasi Perangkat Daerah yang disajikan secara tertulis (disampaikan pada saat tes wawancara)
Mengajukan surat lamaran yang ditandatangani oleh pelamar dan bermaterai Rp10.000 yang ditujukan kepada Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
“Penutupan besok, pendaftaran diakses di https://asnkarier.bkn.go.id/. Sistemnya online, kita tutup besok jam 13.00 wib. Sampai saat ini belum ada yang submit,” pungkasnya.
Menurutnya, jika dilihat memang sudah banyak yang melihat. Namun belum satu pun yang melakukan submit.