KOBA, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bakal menggandeng pihak ketiga dalam sektor perikanan dan kelautan sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah. Kerja sama dengan pihak ketiga itu dibutuhkan sebagai solusi pengurangan alokasi anggaran dari pemerintah pusat.
Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda menyampaikan, ketergantungan pada anggaran negara harus mulai diimbangi dengan hadirnya para investor untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur daerah. "Pemerintah daerah tidak dapat bergerak secara optimal tanpa dukungan pihak ketiga. Saat ini, subsidi dari pusat mengalami pengurangan hingga 70 persen," ujar Efrianda, Minggu (22/2).
"Kondisi tersebut menuntut kita untuk lebih mandiri, yang salah satunya diimplementasikan melalui penguatan kolaborasi dengan sektor swasta dan dunia usaha," tambahnya.
Efrianda mengakui, melalui kemitraan strategis bersama pelaku usaha tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat khususnya di kawasan pesisir. "Semakin intensif kehadiran pelaku usaha di Bangka Tengah, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin progresif," sebutnya.
Efrianda menegaskan, Pemkab Bangka Tengah siap memfasilitasi hadirnya pihak ketiga yang serius menggarap sektor perikanan dan kelautan di Bangka Tengah. "Kami mengundang Bapak dan Ibu untuk mengembangkan bisnis di sini. Dinas Perikanan serta Bappeda siap memfasilitasi proses tersebut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," kata Efrianda.
Sebelumnya, Efrianda membuka agenda Forum Perangkat Daerah tahun 2027, yang digelar oleh Dinas Perikanan Bangka Tengah di Kios Maritim TPI Desa Batu Belubang, Pangkalanbaru, Jumat (20/2). Agenda ini memiliki dua tujuan yakni penyelarasan eksekusi program di tahun 2026 sekaligus menyusun perencanaan program untuk tahun 2027. (w4)