Setahun Pemerintahan Gubernur, Engagement Dedi Mulyadi Ungguli Pramono Anung dan Khofifah Indar
Naufal Fauzy February 22, 2026 09:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Setahun pemerintahan gubernur se-Indonesia, Riset Deep Intelligence Research (DIR) mencatat bahwa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi paling menyedot perhatian publik. 

Kang Dedi Mulyadi (KDM) tercatat memuncaki kategori publikasi mengungguli gubernur lain dalam riset “Rapor Setahun Pemerintah Daerah Provinsi 2026”.

Jumlah media yang dianalisis terdiri dari 11 ribu media online, 200 media cetak, dan 40 media elektronik, dan semua plarform media sosial yang digunakan masyarakat Indonesia.

“Kami menggunakan metodologi Media Intelligence yang menggabungkan analisis media massa dan digital listening untuk melihat sejauh mana legitimasi publik terbentuk di era keterbukaan informasi ini," kata Direktur Komunikasi DIR, Neni Nur Hayati dalam keteranannya, Minggu (22/2/2026).

Menurut Neni, tahun pertama adalah ujian kepemimpinan situasional. 

“Data kami menunjukkan bahwa publik memberikan perhatian sangat tinggi dan harapan besar kepada pemimpin daerah dalam mengeksekusi janji-janji kampanye, program pusat di daerah, dan ketangkasan saat bencana melanda," ujarnya.

Dalam kategori Highest Publication, Dedi Mulyadi menempati posisi teratas. 

Narasi kebijakan kerakyatan, isu sosial, serta konsolidasi wilayah menjadi penopang utama stabilitas eksposurnya.

Dominasi Dedi semakin terlihat pada kategori Highest Engagement hingga total engagement 4.256.465.957 dengan audience 25.570.049.700. 

Konten humanis dan pendekatan kepada warga akar rumput menjadi magnet utama di TikTok, Instagram, dan Youtube. 

Konsistensinya mengisi konten, termasuk mensosialisasikan kebijakan yang memicu perdebatan publik, justru memperkuat posisinya sebagai pusat perhatian.

Pramono Anung mencatat total engagement 959.157.202 dengan audience 5.764.849.476, sementara Muzakir Manaf dari Aceh meraih 337.185.381 engagement dan audience 1.693.330.015, terutama terdorong isu kearifan lokal dan respons terhadap bencana.

Rapor ini memperlihatkan satu kesimpulan legitimasi publik di era digital tak lagi hanya ditentukan oleh kebijakan substantif, melainkan juga oleh kemampuan membaca percakapan dan mengelola narasi. 

"Dalam lanskap itu, Dedi Mulyadi tampil sebagai figur yang paling berhasil menyedot, sekaligus mengelola, perhatian publik sepanjang tahun pertamanya menjabat. Selain itu, harmonisasi dengan legislatif adalah kunci menjaga stabilitas pemerintahan,” tambah Neni.

Daftar Top Performance and Rating

Highest Publication

  1. Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
  2. Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta
  3. Khofifah Indar, Gubernur Jawa Timur

Highest Engagement

  1. Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
  2. Pramono Anung
  3. Muzakir Manaf

Media Acceptance (Positive Sentiment)    

  1. Agustiar Sabran
  2. Suhardi Duka
  3. Zainal Arifin Paliwang

Highest Publication Area    

  1. DKI Jakarta
  2. Sumatera Utara
  3. Jawa Timur

Highest Crisis Ratio (Negative Sentiment)

  1. Jawa Barat
  2. Riau
  3. Sumatera Utara
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.