Polres Pagar Alam Pastikan Tempat Hiburan Malam Tutup Selama Bulan Ramadan 1447 Hijriyah
tarso romli February 22, 2026 09:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM - Penutupan aktivitas hiburan malam selama Ramadhan 1447 Hijriah menjadi fokus utama Operasi Pekat Musi 2026 yang digelar Polres Pagar Alam.

Hal ini sebagai langkah preventif memastikan suasana ibadah masyarakat tetap khidmat, aman, dan kondusif sepanjang bulan suci.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada malam hari selama bulan puasa, Polres Pagar Alam mengintensifkan patroli skala besar melalui Operasi Pekat Musi Tahun 2026. 

Kegiatan yang dipimpin Kabag Ops AKP Ramsi SH, sebelum bergerak menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas.
Patroli pertama menyasar kawasan hiburan malam di wilayah Gumai Manise. 

"Dari hasil pengecekan langsung, petugas mendapati seluruh tempat karaoke dalam kondisi tutup dan tidak beroperasi. Kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya kepatuhan pelaku usaha sekaligus kesadaran kolektif masyarakat dalam menghormati umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa," ujar Kabag Ops.

Tim kemudian melanjutkan patroli ke kawasan Gunung Gare, tepatnya di Rumah Makan Salai Endby yang juga memiliki fasilitas karaoke. 

"Hasil pengecekan menunjukkan tempat tersebut tidak beroperasi selama Ramadhan. Situasi ini dinilai berkontribusi positif terhadap terciptanya suasana ibadah yang lebih tenang, terutama saat pelaksanaan salat Isya dan Tarawih," katanya.

Mewakili Kapolres Pagaralam, Kabag Ops AKP Ramsi SH menegaskan, bahwa patroli Operasi Pekat Musi merupakan langkah strategis yang bersifat preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci.

"Patroli Operasi Pekat Musi ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas selama bulan puasa. Kami terus mengimbau masyarakat agar tidak menghidupkan karaoke, menghindari aktivitas mabuk-mabukan, perjudian, maupun kerumunan remaja yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum," tambag AKP Ramsi, SH didampingi Kasi Humas Iptu Mansyur, SH.

Kabag Ops menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan sekadar patroli rutin, melainkan bentuk komitmen nyata kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadhan.

"Kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga suasana Ramadhan tetap aman, tenang, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk," tegasnya.

Baca juga: Sepucuk Surat Terakhir Santriwati Sebelum Hilang, Sempat Terlihat di Depan Sekolah Kristen

Baca juga: Bank Jambi Bereaksi, Digeruduk Ratusan Nasabah Buntut Sistem Keamanan Jebol

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.