Pengurus Thionghoa Hadir di Ende, Wabup Domi Mere Ajak Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi
Hilarius Ninu February 22, 2026 09:47 PM

 

 

Laporan Reporter TribunFlores.com, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Pengurus Cabang Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kabupaten Ende resmi dilantik dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Pendopo SMAK Syuradikara, Jumat (20/2/2026).

Pelantikan ini menandai terbentuknya kepengurusan INTI di Kabupaten Ende, sebagai bagian dari organisasi yang berdiri sejak 1999 dan terus eksis hingga kini di tingkat pusat maupun daerah.

Wakil Bupati Ende, Dominikus M. Mere, yang hadir dalam kegiatan tersebut, berharap kepengurusan yang baru dilantik mampu membangun komunikasi dan diskusi berkelanjutan demi mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan.

“Saya harapkan supaya pengurus terlantik tetap membangun diskusi atau komunikasi berkelanjutan,” ujar Dominikus Minggu Mere usai acara pelantikan.

 

 

Baca juga: Biar Rumah Ada Listrik dan Terang, Warga Wolokota Ende NTT Siap Pikul Tiang Listrik 300 Kilogram

 

 

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antaranggota dan dengan pemerintah daerah, agar kerja-kerja di bidang sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sektor lainnya dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Daerah INTI NTT, Theodorus Widodo, menyatakan komitmen pihaknya untuk terus mendukung pemerintah melalui kolaborasi dan komunikasi yang intens.

Menurutnya, INTI NTT lahir di tengah situasi sulit saat pandemi Covid-19 melanda. 

Namun kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk membangun semangat kebersamaan dan nasionalisme melalui pembauran serta kerja-kerja sosial.

“INTI NTT berdiri saat merebaknya Covid-19 untuk membangun semangat nasionalisme lewat pembauran, kerja sosial, pendidikan, kesehatan, dan lainnya,” katanya dalam sambutan.

Theodorus mengaku bangga menjadi bagian dari organisasi yang telah bertahan lebih dari dua dekade. 

Ia juga menegaskan, meski menggunakan nama Tionghoa, INTI terbuka bagi seluruh etnis.

“Jika dilihat dari namanya Tionghoa, tapi di dalamnya yang bergabung adalah semua etnis,” ungkapnya.

Dalam bidang pendidikan, INTI NTT dan cabang-cabangnya kini tengah fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk dengan mengirimkan pelajar untuk melanjutkan studi ke luar negeri. 

Tahun ini, sebanyak 40 siswa dari berbagai daerah di Indonesia disiapkan untuk belajar di Tiongkok, termasuk pelajar dari NTT yang akan melanjutkan pendidikan di Hong Kong.

“Tahun ini kami akan kirimkan 40 siswa dari NTT,” ujarnya.

Ketua INTI Cabang Ende terpilih, Robby Tjieputra, menegaskan komitmennya untuk segera bekerja dan menjalankan arahan dari INTI Pusat, sembari menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat di daerah.

“Kami berfokus pada kerja yang sudah ada dan mengikuti arahan dari INTI Pusat sambil menyesuaikan dengan kebutuhan di daerah, terlebih bantuan sosial kemasyarakatan,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala SMAK Syuradikara yang juga dipercaya sebagai Wakil Ketua INTI Cabang Ende, Kristianus Riberu, menyampaikan apresiasi atas dukungan INTI terhadap dunia pendidikan.

Ia menegaskan, pendidikan merupakan aspek penting dalam membangun generasi muda, termasuk bagi siswa-siswi SMAK Syuradikara. 

Saat ini, empat siswa sekolah tersebut tengah dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke Tiongkok.

“Kami benar-benar berterima kasih untuk semua INTI dari pusat sampai daerah karena menawarkan ruang untuk pendidikan juga,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan wujud nyata animasi misi yang menjadi salah satu ciri khas SVD, sekaligus peluang besar bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di tingkat internasional. (Bet)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.