‎Sungai Wolulu dan Puudongi Meluap, 240 Rumah Warga 3 Kecamatan di Kolaka Terdampak Banjir
Sitti Nurmalasari February 22, 2026 09:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KOLAKA - Sebanyak 240 unit rumah tinggal terendam banjir di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

‎Banjir terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut, sejak Sabtu (21/2/2026) malam hingga Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 04.30 Wita.

‎Akibatnya, volume air meningkat dan melebihi kapasitas drainase dan sungai hingga tidak mampu menampung debit air yang besar ditambah lagi kondisi air laut yang sedang pasang.

‎Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif, mengatakan lokasi banjir berada di tiga kecamatan, yakni Polinggona, Tanggetada, dan Watubangga.

‎"Tercatat ada 240 unit rumah terendam banjir, khususnya di Kecamatan Polinggona, Tanggetada, dan Watubangga," ujar Iptu Dwi Arif.

Baca juga: Area Rawan Banjir Bandang di Sulawesi Tenggara Capai 75 Ribu Hektare, Terluas di Konawe Utara

"Banjir dengan ketinggian 40 cm hingga 2 meter berasal dari luapan Sungai Wolulu dan Puudongi, akibat hujan intensitas tinggi mengguyur sejak Sabtu malam," jelasnya.

‎Selain 240 rumah, banjir juga merendam persawahan dan kebun masyarakat setempat.

Iptu Dwi mengatakan tak ada korban jiwa dalam musibah banjir tersebut, tapi sejumlah fasilitas umum seperti jembatan penghubung desa rusak.

‎Usai banjir surut, warga bersama polisi dipimpin Kapolsek Watubangga Ipda Harmoko Pande, bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dan air dari rumah yang terdampak.

Kemudian, ‎mengevakuasi warga terdampak ke tempat yang lebih aman dan melakukan pengaturan arus lalu lintas.

Baca juga: Hujan Deras Mengguyur Baubau Sulawesi Tenggara, Banjir Genangi Jalan di Pasar Karya Nugraha

‎Termasuk mengamankan lokasi bencana guna mencegah terjadinya penjarahan di lokasi banjir dan rumah yang ditinggalkan warga.

Selengkapnya, daftar desa dan kelurahan yang terdampak banjir di Kabupaten Kolaka.

‎Kelurahan Wolulu, Kecamatan Watubangga, kerugian material sawah 20 hektare (ha), rumah 45 unit, kebun 10 ha, ketinggian air 40-90 scentimetre (cm).

‎Desa Polenga, Kecamatan Watubangga, kerugian material sawah 150 ha, rumah 115 unit, kebun 10 ha, ketinggian air 60 cm-2 meter.

‎Desa Wulonggere, Kecamatan Polinggona, kerugian material sawah 50 ha, rumah 15 unit, kebun 10 ha, ketinggian air 40-120 cm.

Baca juga: Jalan Bunga Sorume dan Bunga Seruni Kendari Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 40 Centimeter

‎Desa Tondowolio, Kecamatan Tanggetada, kerugian material sawah 50 ha, rumah 35 unit, kebun 15 ha, ketinggian air 40-100 cm.

‎Desa Tinggo, Kecamatan Tanggetada, kerugian material sawah 30 ha, rumah 30 unit, kebun 5 ha, ketinggian air 40 cm-1,5 meter.

Jarak Polres Kolaka dengan Polinggona sekira 59,1 kilometer (km), waktu tempuh 1 jam 22 menit berkendara motor atau mobil.

Sementara jaraknya dengan Watubangga sekira 59,5 kilometer, waktu tempuh 1 jam 21 menit.

Lalu, jaraknya dengan Tanggetada sekira 42,6 km, waktu tempuh 1 jam 15 menit berkendara.

Markas polisi ini berada di Jalan Dr Sam Ratulangi, Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka. (*)

(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.