TRIBUN-MEDAN.COM - Kasus hilangnya Saina Tazkiya Zulala Azizi (17), santriwati Pondok Pesantren Al Muhajirin di Cilangkap, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, sejak Senin (2/2/2026) masih misteri.
Laporan hilangnya Saina Tazkiya Zulala Azizi (17) berdasarkan LP Nomor LP/B/06/II/2026/Sek Cimanggis tertanggal 4 Februari 2026.
Sebelum menghilang, remaja itu meninggalkan sepucuk surat berisi permintaan maaf dan pesan agar utang jajanan sebesar Rp 2.500 dibayarkan.
“SAYA MEMINTA MAAF UMI DAN USTADZ SERTA TEMAN-TEMAN BAHWA SAYA INGIN PERGI GATAU BERAPA LAMA DAN GATAU KEMANA TOLONG JANGAN KASIH TAU ORANGTUA SAYA JUGA DAN JANGAN DICARI, DAN SAYA MEMINTA TOLONG UNTUK BAYARKAN SEMPOL SAYA SEBESAR RP 2.500,” bunyi isi surat yang ditinggalkan Saina.
Penjelasan Polisi
Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono mengatakan bahwa hingga kini Saina belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan.
“Belum ditemukan. Kami masih melakukan pencarian dan mencari informasi dari keluarga maupun pihak pondok,” ujar Jupriono.
Ia menegaskan, polisi tidak membatasi waktu pencarian.
“Kami bukan Basarnas yang ditentukan waktu pencariannya. Sampai ketemu akan terus kami lakukan pencarian. Hambatannya memang belum ada informasi keberadaannya,” kata dia.
Kronologis Hilangnya Saina Tazkiya Zulala Azizi (17)
Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/06/II/2026/Sek Cimanggis tertanggal 4 Februari 2026, peristiwa itu bermula saat kegiatan pengajian di Pondok Pesantren Al Muhajirin pada Senin sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat pengajian berlangsung, Saina tidak terlihat hadir. Seusai kegiatan, teman-teman dan pengurus pondok berupaya mencari keberadaan Saina di kamar. Namun, ia tidak ditemukan.
Teman sekamarnya kemudian menemukan sepucuk surat di atas lemari Saina.
Surat itu berisi permintaan maaf dan keinginan untuk pergi tanpa memberi tahu tujuan maupun lamanya waktu.
Setelah menemukan surat tersebut, pihak pondok melakukan pencarian internal di sekitar lingkungan pesantren, namun tidak membuahkan hasil.
Keesokan harinya, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, seorang lulusan pondok bernama Fauzan mengaku sempat melihat Saina di depan Sekolah Kristen Mardi Waluya, Cilodong, Depok.
“Fauzan mengaku memanggil korban, tetapi tidak mendapat respons,” kata Jupriono.
Menurut keterangan saksi, wajah Saina saat itu terlihat pucat.
Setelah momen tersebut, tidak ada lagi informasi mengenai keberadaannya.
Pihak keluarga kemudian membuat laporan ke Polsek Cimanggis pada 4 Februari 2026.
Pelapor diketahui bernama Maksus (45).
Jupriono mengatakan, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan upaya pencarian terhadap Saina.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk teman-teman korban dan pengurus pondok pesantren.
“Kami masih melakukan pencarian dan mengambil keterangan dari saksi-saksi. Rekaman CCTV juga sedang kami telusuri, serta penyebaran informasi melalui media sosial,” ujar dia.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan Saina untuk segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau menghubungi Polsek Cimanggis.
Baca juga: INILAH Isi Surat Santriwati Saina Tazkiya Zulala Azizi sebelum Menghilang dari Pondok Pesantren
Berikut kronologi hilangnya Saina Tazkiya Zulala Azizi (17), santriwati Pondok Pesantren Al Muhajirin, Cilangkap, Tapos, Kota Depok:
Senin, 2 Februari 2026:
- Saina diketahui meninggalkan pondok pesantren sekitar pukul 16.30 WIB setelah kegiatan pengajian rutin.
- Ia keluar tanpa izin dari pihak pesantren.
Surat yang Ditinggalkan:
- Sebelum pergi, Saina menuliskan sepucuk surat di kamarnya.
- Isi surat tersebut berupa permintaan maaf kepada orangtua dan pesan agar dirinya tidak dicari.
Laporan Kepolisian:
- Pihak keluarga dan pesantren melaporkan kehilangan ke Polsek Cimanggis pada 4 Februari 2026 dengan nomor laporan LP/B/06/II/2026/Sek Cimanggis.
Upaya Pencarian:
- Hingga 22 Februari 2026, pihak kepolisian menyatakan Saina belum ditemukan.
- Polisi masih mendalami keterangan saksi dan melakukan pencarian di sekitar lokasi.
- Tidak ada indikasi tindak kekerasan atau penculikan; Saina meninggalkan pesan yang menunjukkan keinginannya pergi secara sadar.
- Kasus ini masih dalam tahap pencarian aktif oleh aparat kepolisian.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: INILAH Isi Surat Santriwati Saina Tazkiya Zulala Azizi sebelum Menghilang dari Pondok Pesantren