SRIPOKU.COM, BATURAJA - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tahun ini akan memfasilitasi beasiswa bagi pelajar/siswa berpertasi yang ekonominya tidak mampu untuk kuliah kedokteran.
Kabar gembira ini disamapikan Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd yang ditemui di rumah kedaimannya Sabtu (22/2/2026) sore.
Menurut Teddy, program beasiswa mahasiswa kedokteran yang berpestasi namun ekonominya tidak mampu ini sejalan dengan program Presiden RI Prabowo Subianto.
“Tahun ini kita akan memberikan besiswa kepada anak berperetasi yang tidak mampu kuliah di Fakultas Kedokteran, quotanya sekitar 5-6 orang kuliah gratis sampai selesai,” kata Teddy.
Persyaratannya harus anak yang memiliki prestasi ademik dan non akademik dari desa-desa yang ada di Kabupaten OKU.
Panitia seleksi bekerjasama Pemkab OKU dan panitia seleksi dari Perguruan Tinggi Negeri yang sudah menjalin kerja sama dengan Pemkab OKU. Seperti UNY (Universitas Negeri Yogyakarya, dan UIN Jakarta.
Bahkan Pemkab OKU juga sedang menjajaki kerjasama serupa dengan UGM.
Bupati menjelaskan, mulai tahun ini Pemkab OKU bersama panitia dari Perguruan Tinggi terkait akan melakukan seleksi ke desa-desa untuk mencari siswa berprestasi yang akan mengikuti prorgram sekolah kedokteran yang dibiayai Pemkab OKU.
“Yang menyeleksi pihak dari perguruan tinggi bersangkutan, panitia Pemkab hanya memfasilitasi saja , untuk menentukan memebuhi syarat atau tidak itu kewenangan pihak perguruan tinggi,” urai Bupati.
Setelah lulus seleksi, calon mahasisiwa kedokteran akan mengikuti program sekolah kedonteran dan semua biaya ditanggung pemerintah mulai dari biaya makan minum semuanya gratis alias gratis penuh sampai selesai pendidikan dokter.
Setelah menjadi dokter yang bersangkutan harus kembali dan siap ditugaskan di desa asal. Dokter dari desa kembali ke desa ini dipastikan akan memiliki ikatan emosinal dengan kampung halamannya sehingga akan betah ditempatkan di desa.
Upaya ini seklaigus menjadi solusi sulitnya mencari dokter yang mau ditempatkan di pedesaan.
Di kesempatan itu Bupati OKU H Teddy Meilwansyah mengatakan, program beassiwa bagi anak yang cerdas namun tidak mampu ini memang masuk salah satu program unggulan.
Meskipun bukan program populis namun progam ini sangat luar biasa karena pemerintah tidak berbicara untung dan rugi, namun dengan pertimbangan yang matang dikaji dari segala sudut demi masa depan Kabupaten OKU 10 hingga 20 tahun ked epan hasilnya baru terlihat.
Membangun SDM berbeda dengan membangun fisik yang hasilnya cepat dilihat dan dirasakan.
“Memang tidak polulis, tapi demi OKU 10 hingga 20 tahun ke depan kita akan menikmati buah manis dari prorgram ini,” terang Bupati.
Dari pengalaman berkeliling desa kata Teddy , banyak ditemui anak-anak cerdas namun tidak mampu bercita-cita menajdi dokter.
” Pemerintah ingin mewujudkan mimpi anak-anak desa menjadi dokter dan melakukan tugas mulia melayani masyarakat di pedesaan,’ kata Bupati.
Baca juga: Setahun Kepemimpinan Askolani-Netta, Kabupaten Banyuasin Jadi Lumbungan Pangan Nasional
Baca juga: Satu Tahun Kepemimpinan Teddy-Marjito, 11 Program Unggulan Sudah Dirasakan Masyarakat OKU