Putus Rekor Buruk, PSIS Semarang Jauhi Zona Degradasi Usai Tekuk Deltras FC
Rustam Aji February 23, 2026 09:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SIDOARJO – PSIS Semarang sukses memutus rekor kekalahan beruntun dari Deltras FC setelah memetik kemenangan tipis 1-0 dalam laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Delta Sidoarjo, Minggu (22/2/2026) malam.

Gol tunggal kemenangan Laskar Mahesa Jenar dicetak oleh Rafinha melalui titik putih pada menit ke-26.

Kemenangan di tengah guyuran hujan deras ini menjadi sangat krusial bagi PSIS Semarang untuk memangkas jarak dengan kompetitor di papan bawah klasemen.

Tambahan tiga poin ini sekaligus menjaga asa tim asuhan Andri Ramawi untuk selamat dari ancaman degradasi musim ini.

Motivasi Memutus Rekor Buruk Headcoach PSIS, Andri Ramawi, mengaku sangat bersyukur atas hasil ini.

SELEBRASI - Rafinha melakukan selebrasi usai mencetak gol.
SELEBRASI - Rafinha melakukan selebrasi usai mencetak gol. (ISTIMEWA/dok.psis)

Ia mengungkapkan bahwa motivasi utama para pemain adalah mengakhiri dominasi "The Lobster"—julukan Deltras—yang selalu mengalahkan PSIS pada pertemuan putaran pertama dan kedua.

Baca juga: Lubang Besar Muncul di Jalan Depan Kantor Disdik Kota Semarang, Diduga Imbas Saluran Air Bawah Tanah

"Kami mencoba memutus rekor yang selalu kalah dari Deltras. Itu menjadi motivasi kami, dan semua pemain telah membuktikannya di lapangan," ujar Andri usai laga.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas determinasi anak asuhnya yang mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Menurutnya, kemenangan dalam pertandingan PSIS kali ini adalah modal mental yang besar untuk menghadapi tujuh laga sisa yang menentukan.

Widodo C. Putro Siap Tanggung Jawab

Di sisi lain, kekalahan di kandang menjadi pukulan telak bagi Deltras FC.

Pelatih Deltras, Widodo C. Putro (WCP), menyoroti faktor adaptasi pemain terhadap jadwal pertandingan di bulan Ramadan yang memengaruhi tempo permainan.

Baca juga: Kawasan Jalan Bung Karno Purwokerto Bakal Jadi Kota Baru, Ratusan PKL Segera Ditertibkan

"Saat Ramadan ada perubahan jam latihan dan jam main, harus ada adaptasi. Saya lihat kedua tim tidak bermain dalam tempo tinggi tadi," kata Widodo.

Legenda sepak bola Indonesia tersebut juga menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab penuh atas hasil minor yang diraih timnya, termasuk jika ada keputusan tegas dari pihak manajemen.

"Saya siap bertanggung jawab atas apa pun keputusan yang nantinya diambil manajemen. Saya harap pemain tetap semangat untuk kembali ke tren positif," tegasnya.

Kemenangan ini membawa angin segar bagi fans PSIS Semarang vs Deltras FC sebelum tim asal Jawa Tengah tersebut bersiap menjamu Persiba Balikpapan pada pekan ke-21 mendatang. (arl)

Baca juga: Aksi Spontan Berbuntut Hukum: Warga Desa Palon Blora Dipolisikan Usai Rusak Jalan Cor

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.