SURYA.co.id LAMONGAN – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api dengan palang pintu di wilayah Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Senin (23/2/2026) dini hari.
"Diduga saat kejadian palang pintu dalam kondisi tidak tertutup karena tidak ada petugas yang berjaga," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid kepada SURYA.co.id , Senin (23/2/2026).
Bersamaan dengan itu, melintas kereta api barang, KA 2501 dari arah timur menuju barat dengan tujuan Stasiun Tanjung Priok.
"Kalau dilihat dari rekaman CCTV terlihat korban tiba-tiba berhenti tepat di tengah rel kereta api. Diduga korban kaget saat mengetahui adanya kereta yang melintas dan berusaha menarik sepeda motornya mundur, " tambahnya.
Baca juga: Kecelakaan Maut Sedan Timor Tabrak Pohon di Solokuro Lamongan, 2 Penumpang Tewas
Namun upaya tersebut gagal hingga akhirnya korban tertabrak tepat di tengah rel.
Benturan keras membuat korban terpental dan terseret hingga beberapa meter dari lokasi kejadian.
Petugas dari Polsek Babat bersama petugas PT KAI dan Polsuska segera melakukan pencarian terhadap korban usai menerima laporan dari masinis.
"Sekitar pukul 04.20 WIB, korban akhirnya ditemukan di sungai kecil yang dipenuhi semak-semak eceng gondok di sekitar lokasi kejadian," katanya.
Selanjutnya jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Unit Pemulasaraan Jenazah RSUD Karangkembang untuk proses identifikasi.
Sekitar pukul 05.30 WIB, korban berhasil diidentifikasi berdasarkan data diri berupa KTP dan SIM yang ditemukan pada tubuh korban.
Adapun barang bukti yang diamankan petugas antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih biru Nopol S 5719 JAH dalam kondisi rusak berat serta satu buah helm warna biru.
"Kita dari pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut, termasuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta sistem pengamanan di perlintasan kereta api tersebut," pungkasnya.