Prakiraan Cuaca di Sulawesi Utara Senin 23 Februari 2026: Kota Manado Berawan, Sangihe Hujan Ringan
Frandi Piring February 23, 2026 02:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Prakiraan cuaca di wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk hari Senin (23/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis data prakiraan cuaca di Sulut untuk beberapa hari kedepan.

BMKG adalah lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang memiliki tugas dan fungsi dalam bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika, seperti pemantauan serta memberikan informasi terkait prakiraan cuaca, gempa bumi, tsunami serta faktor-faktor penyebabnya dan dampaknya.

BMKG menampilkan data analisis prakiraan cuaca di 15 kabupaten/kota wilayah Sulut.

Data prakiraan cuaca di Sulawesi Utara pada hari ini, Senin, 23 Februari 2026 dilansir dari laman resmi BMKG, bmkg.go.id.

Berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan BMKG, cuaca di Sulut diperkirakan berawan hingga hujan intensitas ringan.

Berikut data hasil pemodelan BMKG berdasarkan data laman bmkg.go.id yang diakses TribunManado.co.id:

Kota Manado - Berawan

Kota Tomohon - Berawan

Kota Bitung - Hujan Ringan

Kota Kotamobagu - Berawan

Kabupaten Minahasa - Berawan

Kabupaten Minahasa Utara - Berawan

Kabupaten Minahasa Selatan - Berawan

Kabupaten Minahasa Tenggara - Berawan

Kabupaten Bolaang Mongondow -Berawan

Kabupaten Bolaang Mongondow Timur - Berawan

Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan - Hujan Ringan

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara - Hujan Ringan

Kabupaten Kepulauan Sangihe - Hujan Ringan

Kabupaten Kepulauan Talaud - Hujan Ringan

Kabupaten Kepulauan Sitaro - Berawan

Data prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu berdasarkan update analisis terbaru dari BMKG.

Tentang Prakiraan Cuaca

Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.

Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.

Tahap-tahap memprakirakan cuaca 

Sebelum menyebarkan informasi mengenai prakiraan cuaca melalui media massa, ada beberapa proses yang harus dilalui. Di antaranya:

Pengumpulan data

Dalam proses pengumpulan data, para ahli mengamati tekanan atmosfer, suhu, kecepatan angin, kelembaban, dan curah hujan di permukaan bumi.

Pengukuran suhu, kelembaban, dan angin di atas permukaan bumi dilakukan dengan meluncurkan radiosonde (balon cuaca). Biasanya data-data tersebut diperoleh dari permukaan bumi hingga stratosfer, sekitar 30.000 m.

Asimilasi data

Dalam proses asimilasi data, informasi yang diperoleh dari pengamatan disesuaikan dengan suatu model prakiraan numerik untuk membuat analisis meteorologi.

Prakiraan cuaca numerik

Model prakiraan cuaca numerik adalah keadaan atmosfer yang disimulasikan oleh komputer. Model tersebut menjadi dasar prakiraan cuaca.

Model hasil pemrosesan

Dalam proses ini, para ahli menginterpretasikan data ke dalam prakiraan cuaca yang dapat dipahami oleh masyarakat.

Penyampaian prakiraan cuaca kemasyarakat

Tahap akhir proses prakiraan cuaca ini merupakan tahap yang paling penting. 

Para ahli cuaca harus dapat menyampaikan informasi prakiraan cuaca dengan cara yang dapat dipahami oleh masyarakat.

Prakiraan cuaca sangat bermanfaat bagi manusia. Misalnya, manusia dapat merencanakan kegiatan atau perjalanan dengan mengandalkan prakiraan cuaca.

Prakiraan cuaca juga bisa menyelamatkan manusia dari bencana alam.

Selain itu, manfaat prakiraan cuaca juga dirasakan dalam hal lain, seperti transportasi udara, laut, pertanian, perusahaan listrik, gas, dan lain-lain. (TribunManado.co.id)

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Sulut Cuaca Siang Ini Senin 23 Februari 2026, Berikut Daerah Potensi Hujan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.