Berita Persebaya Surabaya Hari Ini: Tavares Sebut Alasan Kalah dan Posisi di Klasemen Liga
Adrianus Adhi February 23, 2026 12:32 PM

SURYA.co.id, Surabaya - Persebaya Surabaya kembali menelan hasil minor setelah kalah 1-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-22 Super League 2025/2026. Kekalahan ini membuat Bajol Ijo tertahan di posisi kelima klasemen dengan 35 poin.

Laga di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026) malam, diwarnai gol Iker Guarrotxena (32’, 90+12’) dan Alexis Gomes (71’). Sementara satu gol hiburan Persebaya dicetak Bruno Moreira lewat penalti.

Pelatih Bernardo Tavares menyoroti banyak kesalahan elementer, terutama lemahnya antisipasi bola mati dan transisi bertahan. Ia juga mengkritisi keputusan wasit yang tidak memberi penalti meski ada momen krusial.

Selain itu, kartu merah Rachmat Irianto menambah daftar panjang masalah disiplin Persebaya. Kini Bajol Ijo sudah mengoleksi tujuh kartu merah sepanjang musim.

Kondisi ini membuat Persebaya harus segera berbenah, terutama jelang laga penting melawan PSM Makassar di Gelora Bung Tomo pada 25 Februari 2026.

Hasil Minor Persebaya saat Lawan Persijap Jepara

Persebaya datang ke Jepara dengan ambisi bangkit setelah rekor tak terkalahkan mereka terhenti. Namun, performa tim jauh dari standar.

Persijap membuka keunggulan lewat Guarrotxena pada menit ke-32. Gol ini lahir dari serangan balik cepat yang gagal diantisipasi lini belakang Persebaya.

Alexis Gomes menambah keunggulan pada menit ke-71 dengan tendangan keras yang menembus gawang Ernando Ari.

Guarrotxena kembali mencetak gol di menit ke-90+12, memastikan kemenangan Persijap.

Bruno Moreira sempat memperkecil kedudukan lewat penalti di menit ke-90+4, tetapi itu tidak cukup.

Bernardo Tavares menilai timnya kurang tajam di depan gawang. “Kami memiliki dua atau tiga peluang di babak pertama, tetapi tidak memanfaatkannya,” ujarnya.

Selain itu, Persebaya gagal membendung serangan balik Persijap. “Kami kurang bagus dalam transisi pertahanan dan keseimbangan,” tambahnya.

Kekalahan ini menjadi pukulan beruntun setelah sebelumnya Bajol Ijo juga tumbang dari Bhayangkara FC.

Baca juga: Hasil Persijap vs Persebaya: Skor 3-1, Drama Kartu Merah Rachmat Irianto

Klasemen Persebaya

Dengan hasil ini, Persebaya tertahan di posisi kelima klasemen dengan 35 poin dari 22 laga.

Persib Bandung dan Persija Jakarta memimpin klasemen dengan 47 poin, sementara Borneo FC berada di posisi ketiga dengan 46 poin.

Malut United menempati posisi keempat dengan 41 poin, unggul enam poin dari Persebaya.

Persaingan di papan tengah semakin ketat. Persita juga mengoleksi 35 poin, hanya kalah selisih gol dari Persebaya.

PSIM Yogyakarta dan Bhayangkara FC juga membayangi dengan 32 poin.

Di papan bawah, Persijap Jepara meski menang atas Persebaya tetap berada di posisi ke-16 dengan 18 poin.

Persis Solo menjadi juru kunci dengan 13 poin.

Persebaya harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang menembus empat besar.

Baca juga: Persebaya Surabaya Tertahan di Posisi Kelima Klasemen Super League Setelah Kalah 3-1 dari Persijap

Alasan Tavares soal Persebaya Kalah

Bernardo Tavares menegaskan bahwa timnya melakukan terlalu banyak kesalahan elementer.

“Kami kebobolan dari transisi dan bola mati. Itu tidak normal bagi kami,” ujarnya.

Ia juga menyoroti lemahnya antisipasi duel satu lawan satu. “Kami membiarkan pemain lawan merebut bola di antara tiga pemain,” katanya.

Selain itu, Tavares mengkritisi keputusan wasit Yoko Suprianto. Ia menilai seharusnya Persebaya mendapat penalti di babak pertama.

“Di China, Inggris, itu penalti. Saya tidak tahu mengapa di sini berbeda,” ujarnya.

Tavares juga menyoroti penggunaan VAR yang tidak maksimal. “VAR seharusnya memeriksa apakah penalti pantas diberikan,” katanya.

Kartu merah Rachmat Irianto semakin memperburuk keadaan. Kini Persebaya sudah mengoleksi tujuh kartu merah musim ini.

“Kami perlu lebih baik dalam mengendalikan emosi. Terlalu banyak kartu merah merugikan tim,” tegasnya.

Tavares menekankan bahwa para pemain harus bertanggung jawab. “Kami harus berubah. Tidak bisa terus seperti ini,” ujarnya.

Baca juga: Tavares: Persebaya Surabaya Kurang Disiplin saat Bola Mati, Harus Kami Perbaiki

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.