TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa serta Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri rapat tertutup terkait tindak lanjut arahan Menteri Lingkungan Hidup di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Bali, Denpasar pada, Senin 23 Februari 2026.
Ketika ditemui, Walikota Denpasar mengatakan ia diundang oleh Gubernur Bali dalam rangka memaksimalkan pengelolaan sampah dalam satu minggu ini serta apa yang akan dilakukan untuk TPST yang dimiliki oleh Kota Denpasar.
“Kami sudah laporkan tadi dan kita akan lakukan rapat ulang, karena kan misal di Denpasar ada pembagian 176 ribu bag composter, nah kita akan berbagi,” jelasnya.
Baca juga: Koster Enggan Beberkan Hasil Pertemuan, Sebut Penutupan TPA Suwung Bali Tunggu Info Menteri
Lebih lanjutnya ia mengatakan, kebetulan di Denpasar ada OPD yang menjadi bapak angkat di desa-desa nantinya akan diminta 10 orang di OPD tersebut untuk bertanggung jawab membagikan bag composter dan juga memberikan output-nya.
Disinggung mengenai perkembangan penutupan TPA Suwung, Jaya Negara mengatakan pihaknya belum berani menyampaikan hal tersebut.
“Kami belum berani menyampaikan, karena kan Pak Menteri ingin melihat keseriusan kita dulu di lapangan seperti apa,” imbuhnya.
Baca juga: BAHAS Solusi TPA Suwung Tutup Per 1 Maret 2026, Gubernur Koster Temui Menteri LH, Ini Harapannya!
Jaya Negara juga mengungkapkan Menteri LH akan melihat rencana pembangunan serta pembelian mesin 500 ton di 3 TPST Kota Denpasar.
“Beliau akan melihat pada rencana kami membangun dan membeli mesin 500 ton di 3 TPST, kapan mesin pertamanya itu datang ya kami harus tunjukan kerja mesinnya dan beliau akan cek itu."
"Dan kami akan datangkan juga pihak yang akan menangani itu biar beliau yang menyampaikan kepada Pak Menteri mesinnya sedang berjalan. Karena sampai bulan Juni ini kami sudah menyiapkan 3 mesin untuk di TPST yang kita miliki,” bebernya.
Baca juga: POLEMIK Penutupan TPA Suwung, Forum Swakelola Sampah Bali Mesadu ke Wapres Gibran
Jaya Negara menegaskan, Menteri LH akan terus melakukan peninjauan untuk melihat keseriusan Kota Denpasar menangani sampah.
Sementara itu, Bupati Badung Wayan Adi Arnawa mengatakan pertemuan ini adalah konsolidasi kembali persiapan penanganan sampah di hulu.
“Kan kita konsolidasi untuk persiapan penanganan sampah di hulu,” jelas Adi Arnawa.
Arnawa mengatakan tidak ada arahan terbaru dari Kementerian LH terkait penanganan sampah, tetap pada pengoptimalan pemilahan sampah.
“Tetap penanganan sampah di hulu dioptimalkan dengan pemilahan sampah,” pungkasnya. (*)