Kabar pelantikan panitia Paskah Nasional 2026 menuai sorotan.
Terkait pelaksanaan Paskah Nasional 2026, memang menjadi perhatian masyarakat Sulut, khususnya umat Nasrani.
Sebab, Sulut menjadi tuan rumah untuk perayaan Paskah Nasional 2026 yang akan diselenggarakan di Kota Manado.
Panitia pun telah dibentuk dan dilantik pada hari ini, Senin (23/2/2026).
Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM, Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas MTh melantik Panitia Paskah Nasional 2026 di Graha Gubernur Provinsi Sulut, Senin siang.
Graha ini berada di seputar Wisma Negara atau rumah dinas gubernur, Kelurahan Bumi Beringin, Kecamatan Wanea, Kota Manado.
Pelantikan disaksikan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling dan Wagub, Johanes Victor Mailangkay.
Gubernur YSK mengatakan, ini suatu kebanggan bagi umat Kristiani di Sulut karena Paskah Nasional bakal dilaksanakan di Kota Manado.
"Kita harus mendukung dan mensukseskan kegiatan Paskah Nasional di Kota Manado," ungkap Gubernur YSK di hadapan ratusan panitia dan undangan.
Gubernur ke-13 Sulut ini mengucapkan terima kasih kepada utusan khusus Presiden RI yakni Hashim Djojohadikusumo yang sudah menunjuk Kota Manado sebagai tuan rumah Paskah Nasional.
"Sejak kami dilantik gubernur dan sampai sekarang belum melaksanakan kegiatan Paskah Nasional. Karena itu, kita harus menyiapkan acara ini sebaik mungkin untuk kemuliaan nama Tuhan," ucap gubernur.
Lanjut Gubernur YSK, Paskah Nasional harus digekar punya ciri khas.
"Ada juga Paskah yang digelar kementerian, karena itu, Paskah Nasional yang digelar di Manado harus dibikin lain dari yang lain dari paskah-paskah yang ada," ucapnya.
Gubernur YSK juga menyampaikan apresiasi terhadap kebaikan hati Adik Presiden RI, Hashim yang sangat memperhatikan umat Kristiani di sini sehingga paskah ditunjuk di Manado.
"Semua panitia harus bekerja dan kompak sukseskan kegiatan acara ini," ujar dia.
Baca juga: Susunan Panitia Pelaksana Perayaan Paskah Nasional 2026 di Sulawesi Utara
Gubernur YSK menambahkan bahwa dirinya berencana akan bertemu dengan semua pimpinan denominasi gereja di Sulawesi Utara.
"Tapi karena sudah ada dedominasi gereja yang ada saat ini, maka hal ini lebih baik," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Paskah Nasional Recky Langie mengatakan bahwa dirinya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan sebagai ketua panitia oleh utusan Presiden RI yakni Djojohadikusumo untuk menggelar Paskah di Kota Manado.
Recky Langie menuturkan bahwa kegiatan Paskah ini, panitia bekerja untuk memuliakan nama Tuhan.
Oleh karena itu, di hadapan Gubernur Sulut YSK, ia mengatakan bahwa komposisi panitia sudah mewarnai semua dedominasi gereja yang ada di daerah ini.
Lanjut Recky, kegiatan Paskah Yesus Kristus ini mendapat dukungan dari Presiden RI Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, Kapolri, jajaran menteri termasuk kementerian Agama serta Gubernur Sulut YSK dan jajaran Pemprov Sulut.
"Saya berharap dukungan panitia serta seluruh umat Kristiani di Sulut mensukseskan kegiatan Paskah Nasional untuk memperingati Kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus," ucap dia.
Baca juga: Daftar Nama Pendeta GMIM yang Masuk dalam Struktur Panitia Paskah Nasional 2026
Utusan Khusus (Utsus) Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo yang kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial dan keagamaan di Indonesia, menjadi sorotan publik.
Hashim kali ini menyumbangkan dana sebesar Rp 2,5 miliar untuk mendukung pelaksanaan Paskah Nasional di Kota Manado Sulawesi Utara yang akan dilaksanakan 8 April 2026.
Donasi ini sebagai pemenuhan janji imannya buat Umat kristen dan gereja.
Ketua Panitia Paskah Nasional, Recky Langie, menyampaikan dana sudah diterima dan pihaknya menghaturkan rasa hormat atas kepercayaan yang diberikan.
Ia menyebut bantuan tersebut sebagai wujud ketulusan dan panggilan iman pribadi Hashim dalam mendukung pelayanan gereja.
“Beliau lewat pribadi maupun melalui Arsari Grup secara sukarela membantu rakyat dari Sabang sampai Merauke tanpa melihat latar belakang agama maupun sosial. Kami merasa terhormat dipercaya oleh sosok yang begitu tulus dan peduli,” ujar Recky kepada Tribunmanado.co.id, Sabtu 21 Februari 2026.
Hashim sebelumnya juga dikenal aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari bantuan saat bencana di Aceh dan Sumatera Utara, hingga bantuan terakhir bagi panti werda di Kota Manado yang mengalami kebakaran.
Menurut panitia, donasi Rp 2,5 miliar tersebut sepenuhnya merupakan sumbangan pribadi Hashim Djojohadikusumo.
Hashim dikenal sebagai figur filantropi yang aktif membantu masyarakat lintas daerah dan latar belakang,
Maka dari itu panitia perlu menyampaikan secara terbuka kepada publik bahwa tidak ada dana APBN maupun APBD yang digunakan dalam penyelenggaraan Paskah Nasional di Manado.
Seluruh bantuan murni berasal dari donasi pribadi sebagai bentuk panggilan iman. (Ndo)
Baca juga: Daftar Nama Pejabat di Sulawesi Utara yang Masuk dalam Panitia Paskah Nasional 2026 di Manado