Ngabuburit Spectaxcular 2026 Labuan Bajo: Warga Bisa Lapor SPT Via Coretax dan Belanja di Bazar UMKM
Nofri Fuka February 23, 2026 06:47 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusa Tenggara bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ruteng menyelenggarakan Ngabuburit Spectaxcular 2026, kampanye perpajakan di bulan Ramadhan yang digelar pada Senin (23/2/2026) di tepi dermaga, Taman Kampung Air, Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Kepala KPP Pratama Ruteng, Ikhsan, menekankan pentingnya layanan yang praktis dan nyaman.

“Ngabuburit Spectaxcular ini kami siapkan sebagai ruang pendampingan. Wajib Pajak tidak berjalan sendiri, kami dampingi sampai berhasil menyampaikan SPT Tahunan melalui Coretax DJP,” ujar Ikhsan.

 

Baca juga: Misa Rabu Abu di Katedral Labuan Bajo, Uskup Maksi Ingatkan Umat, Prapaskah Adalah Masa Pertobatan 

 

 

Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Nusa Tenggara, Judiana Manihuruk, menyoroti penguatan literasi perpajakan di daerah dan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

“Transformasi digital melalui Coretax adalah langkah besar untuk meningkatkan kemudahan dan akurasi administrasi perpajakan. Pajak adalah pondasi pembiayaan pembangunan, dan kami mengajak semua pihak untuk bersinergi mendorong kepatuhan sukarela,” ungkap Judiana.

Kegiatan ini dihadiri pejabat daerah dan asosiasi, antara lain Inspektorat Kabupaten Manggarai Barat, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, serta Badan Pendapatan Daerah. Selain itu, hadir pula perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), dan sejumlah Wajib Pajak. Kehadiran mereka memperkuat pesan bahwa kepatuhan pajak membutuhkan kerja sama lintas sektor.

Sebagai bentuk apresiasi, DJP memberikan penghargaan kepada Wajib Pajak dengan kepatuhan pelaporan SPT terbaik, sebagai pemantik semangat bagi Wajib Pajak lain agar melaporkan tepat waktu dan benar.

Acara juga dimeriahkan dengan Bazar Ramadan yang melibatkan berbagai UMKM. Bazar ini menjadi ruang kolaborasi antara edukasi perpajakan, layanan pendampingan SPT, dan penguatan ekonomi lokal. DJP mendorong UMKM untuk tumbuh dengan administrasi tertib, termasuk pemenuhan kewajiban perpajakan.

Menutup kegiatan, Kanwil DJP Nusa Tenggara berharap Wajib Pajak semakin siap menghadapi layanan digital dan lebih percaya diri menggunakan Coretax DJP. Sinergi berkelanjutan dengan pemerintah daerah, asosiasi usaha, dan komunitas UMKM diharapkan dapat mendorong kepatuhan, meningkatkan kualitas administrasi perpajakan, serta memperkuat fondasi pembiayaan pembangunan melalui penerimaan pajak. (moa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.