BPJS Kesehatan Gratis 2.003 Warga Banjarmasin Segera Diaktifkan 1 Maret, Total PBI Berjumlah 46.386
Irfani Rahman February 23, 2026 04:45 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Verifikasi dan validasi warga Banjarmasin, yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan BPJS Kesehatan gratis terus berlanjut.

Pemutakhiran data terbuka bagi semua warga Banjarmasin yang merasa berhak mendapatkan layanan kesehatan gratis, tidak terbatas pada 67.000 orang dicoret BPJS Kesehatan gratisnya beberapa waktu lalu.

Mengutip data terbaru, per 20 Februari 2026, tercatat penambahan sebanyak 2.003 jiwa hasil verifikasi Dinas Sosial (Dinsos) yang kini telah diserahkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mendapatkan kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. 

Kebijakan ini diambil untuk memastikan bantuan iuran tepat sasaran, jaminan kesehatan gratis yang memang ditujukan bagi masyarakat rentan dan kurang mampu.

Plt Kepala Dinkes Banjarmasin, Muhammad Ramadhan, menjelaskan bahwa proses ini merupakan upaya sistematis agar warga di kategori desil 1 hingga 5 yakni sangat miskin hingga menengah ke bawah tetap terlindungi. 

Baca juga: Bom Molotov Juga Gegerkan Jalan Cemara Banjarmasin, Jatuh di Atap Seng Tak Timbulkan Ledakan

Baca juga: Polisi Gagalkan Tawuran di Jalan Bandara Banjarbaru, 11 Remaja Diamankan Celurit dan Parang Disita

"Usulan data terbaru ini sudah kami teruskan ke BPJS dan direncanakan aktif per 1 Maret 2026," jelas Ramadhan, Senin (23/2/2026).

Adanya penambahan peserta baru tersebut, total keseluruhan bantuan iuran kesehatan di Kota Seribu Sungai yakni 46.386 Jiwa, yang terdiri dari PBI Pemko Banjarmasin ditanggung APBD sebanyak 41.708 Jiwa dan PBI JK (Pusat) yang ditanggung pemerintah sebanyak 4.678 Jiwa. 

Melihat tren pemutakhiran data yang terus bertambah dengan estimasi penambahan rata-rata 300 peserta setiap bulan, Dinkes berencana mengajukan tambahan anggaran sekitar Rp8 miliar pada APBD Perubahan 2026. 

Hal ini dilakukan karena alokasi awal hanya mencukupi untuk 45.000 jiwa selama 9 bulan. Dengan skema pembayaran yang akan dimasukkan ke APBD Perubahan, koordinasi dengan BPJS Kesehatan dipastikan tetap berjalan lancar tanpa memutus layanan warga. 

Ramadhan juga meminta seluruh Camat dan Lurah untuk proaktif menyisir warga yang benar-benar membutuhkan namun belum terdaftar.  

"Ini komitmen kami agar warga jangan sampai tidak bisa berobat hanya karena persoalan administrasi atau iuran," tegasnya

Salah seorang warga Banjarmasin, Agus mengaku sudah mendaftarkan diri untuk diverifikasi dan diusulkan menjadi penerima BPJS PBI.

"Sebelumnya saya BPJS mandiri, tapi karena di PHK saat ini saya belum ada pekerjaan tetap, jadi coba daftarkan diri untuk dapat layanan kesehatan gratis," kata dia. 

Ia juga mengaku ada keluhan penyakit yaitu hipertensi dan asam lambung, yang mengharuskan dirinya berobat rutin.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.