Operasi Pekat Menumbing 2026, Polisi Sisir Permukiman hingga Pasar Mentok
Asmadi Pandapotan Siregar February 23, 2026 05:39 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Personel Satuan Samapta Polres Bangka Barat (Babar) menggelar patroli roda empat (R4) di sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Mentok dan sekitarnya dalam rangka Operasi Pekat Menumbing 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menindak dan mencegah berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat) selama bulan Ramadan.

Patroli menyasar sejumlah lokasi strategis seperti kawasan permukiman, pelabuhan, hingga pasar di wilayah Kota Mentok. Selain memantau situasi kamtibmas, personel juga berdialog langsung dengan warga yang ditemui di lapangan.

Kasi Humas Polres Babar, Yos Sudarso, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan selama operasi berlangsung.

“Patroli ini kami lakukan secara rutin dan terukur, dengan mengedepankan pendekatan humanis," kata Yos kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

Dikatakannya, personel berdialog langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan agar tidak segan melaporkan apabila mengetahui adanya praktik perjudian, prostitusi, pungutan liar, peredaran minuman keras, maupun kepemilikan senjata api ilegal.

PATROLI -- Personel Satuan Samapta Polres Babar, melakukan patroli roda empat (R4) di sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Mentok dan sekitarnya dalam rangka Operasi Pekat Menumbing 2026.
PATROLI -- Personel Satuan Samapta Polres Babar, melakukan patroli roda empat (R4) di sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Mentok dan sekitarnya dalam rangka Operasi Pekat Menumbing 2026. (Istimewa/ Polres Babar)

"Karena keterlibatan warga menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Polisi, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi warga," terangnya.

Ia menegaskan, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui kantor polisi terdekat, menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, atau memanfaatkan layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam.

“Call Center 110 merupakan bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat. Kami pastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai prosedur," lanjutnya.

Selama kegiatan dilakukan, kata Yos, jajaranya belum menemukan aktivitas yang mengarah pada gangguan kamtibmas.

"Tetapi kita tetap mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal maupun praktik penyakit masyarakat," katanya.

Ia mengharapkan, kesatabilitas keamanan di Bangka Barat tetap terjaga. Tidak hanya selama Operasi Pekat Menumbing 2026, tetapi di kehidupan sehari-hari. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.