Ditengah Padatnya Aktivitas Warga Tana Tidung Listrik Padam, Minta Jadwal Perawatan Dievaluasi 
Junisah February 23, 2026 07:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG- Adanya pemadaman listrik di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara) karena aktivitas pemeliharaan kembali menjadi perhatian warga.

Pantauan TribunKaltara.com pada saat terjadi pemadaman listrik sebagian besar aktivitas kantor menjadi terhambat karena alat penunjang kerja seperti komputer tidak dapat digunakan.

Baca juga: Pemadaman Listrik Mendadak Buat Masyarakat Tana Tidung Marah, Khawatir Alat Elektronik Rusak 

Selain itu dampak dari pemadam listrik ini membuat jaringan seluler seperti Telkomsel menjadi terganggu dan khususnya provider Indosat bahkan sempat hilang total saat listrik padam.

Seorang ASN di salah satu OPD Pemkab Tana Tidung, Nia, mengatakan pada dasarnya ia memahami pentingnya perawatan jaringan listrik. 

Namun ia menilai waktu pelaksanaannya seharusnya bisa dipertimbangkan lebih matang.

“Tidak masalah sebenarnya kalau memang ada maintenance, tapi kan dari banyaknya hari kenapa harus di hari kerja, mana di hari Senin pula di jam padat aktivitas,” ujar Nia kepada TribunKaltara.com, Senin (23/2/2026).

Ia menyarankan agar perawatan dilakukan di luar jam pelayanan agar tidak mengganggu tugas pemerintahan.

Baca juga: Tiga Hari Pemadaman Listrik Bergilir di Malinau Kaltara, Hotel hingga Usaha Kecil Ikut Terdampak

“Kenapa tidak di hari libur, bisa Sabtu atau Minggu. Paling tidak Jumat siang lah pada saat aktivitas kantor sudah tidak ada,” katanya.

Menurutnya, sebagai instansi yang bergerak di bidang pelayanan publik, seluruh administrasi sangat bergantung pada listrik dan jaringan internet.

“Kita ini kan sifatnya pelayanan, semua administrasi memerlukan komputer dan menggunakan listrik. Kalau listrik padam pada saat jam kerja ya terhambat juga pekerjaan kami, tidak bisa kami apa-apa. Belum lagi setiap mati lampu jaringan pun ikut terganggu, wifi tidak bisa digunakan, jaringan seluler di HP pun gangguan,” jelasnya.

Keluhan juga datang dari warga Desa Tideng Pale Dilla, menyebut informasi pemadaman memang telah diterima, namun waktu pelaksanaannya tidak sepenuhnya sesuai dengan jadwal.

“Memang sudah ada informasi kalau akan terjadi pemadaman listrik, tapi tidak sesuai yang disampaikan sama waktu matinya,” ujarnya.

Dilla menambahkan, hampir seluruh aktivitas masyarakat kini membutuhkan listrik, termasuk pelaku usaha kecil.

ILUSTRASI - Listriik padam. (Freepik) di Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara karena adanya pemeliharaan jaringan.
ILUSTRASI - Listriik padam. (Freepik) di Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara karena adanya pemeliharaan jaringan. (Freepik)

“Kalau kondisinya kayak begini ya pasti sangat mengganggu. Belum lagi yang berjualan menggunakan listrik, misal penjual es atau tukang laundry, kan kasihan terhambat jadinya,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi jaringan di Tana Tidung yang sering ikut terganggu saat listrik padam.

“Apalagi kita di KTT ini kan asal listrik padam jaringan pun ikut hilang,” ucapnya.

Menurutnya, persoalan listrik di kabupaten termuda di Kalimantan Utara ( Kaltara ) dengan julukan Bumi Upun Taka ini sudah berlangsung cukup lama.

“Masalah listrik ini tidak tahu kapan selesainya karena sudah dari tahun lalu tidak pernah bagus. Hampir setiap minggu selalu ada pemadaman,” ungkap Dilla.

Warga berharap ada evaluasi terhadap jadwal maupun kualitas pelayanan kelistrikan agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu, khususnya di hari kerja.

(*)

Penulis : Rismayanti

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.