TRIBUNWOW.COM - Berikut profil Dion Markx, sosok yang sukses buat Bobotoh kesengsem hanya dalam tiga menit bermain di Persib Bandung.
Dilansir TribunWow.com, Bobotoh melayangkan sorotan kepada Persib Bandung seusai menang atas Persita Tangerang dalam lanjutan Super League musim 2025/2026.
Laga yang digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (22/2/2026), berakhir dengan kemenangan tipis bagi Maung Bandung.
Satu-satunya gol pada pertandingan tersebut dicetak oleh striker Persib Bandung asal Prancis, Andrew Jung, lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok pada menit ke-50.
Baca juga: Profil Hokky Caraka, Striker yang Mendadak Jadi Kiper saat Persib Bandung Vs Persita Tangerang
Namun selepas pertandingan, perhatian publik justru tertuju pada dua pemain bertahan yang juga merupakan aset Timnas Indonesia, yakni Dion Markx dan Kakang Rudianto.
Sorotan dari Bobotoh terlihat kontras terhadap keduanya.
Menariknya, Dion Markx yang hanya tampil sekitar tiga menit setelah masuk menggantikan Berguinho pada menit ke-87 justru menuai banyak pujian.
Meski waktu bermainnya sangat singkat, aksi crossing yang ia lepaskan dinilai cukup menjanjikan dan memikat hati suporter.
Sebaliknya, sebagian Bobotoh membandingkan penampilan Dion dengan Kakang Rudianto, yang selama ini kerap dimainkan di dua posisi berbeda, yakni bek kanan dan bek tengah.
Beberapa komentar di media sosial resmi Persib menyebut Dion layak mendapat kesempatan lebih banyak dan bahkan diproyeksikan sebagai alternatif pengganti Kakang.
Kini menarik untuk dinantikan apakah pelatih Bojan Hodak akan mempertimbangkan aspirasi Bobotoh tersebut dalam menentukan komposisi lini belakang Persib pada laga-laga berikutnya.
"Dion Alus sib crossing na di banding si kakang," tulis @dmsptraaa14.
"@dion.markx mantap ada potensi dia mau naik dan krosingnya bagus," tulis @arie7485.
"itu dion kalau sering di mainin jujur kayak nya bkal lebih baik dari kakang," tulis @akbarpermana77.
"Dion iskandar keren," tulis @handianagusman.
"Dion ok juga," tulis @agsfawwaz20.
"Kakang aya bahan ka geser ku Dion," tulis @adityaputramg.
"Dion Alus sib crossing na di banding si kakang," tulis @dmsptraaa14.
"@dion.markx mantap ada potensi dia mau naik dan krosingnya bagus," tulis @arie7485.
Baca juga: Kabar Buruk Persib Bandung setelah Menang Vs Persita, Pilar Sangat Penting Absen Lawan Madura United
Dikutip dari Transfermarkt, Dion Markx lahir pada 29 Juni 2005 di Nijmegen, Belanda dan memiliki dua kewarganegaraan, yakni Indonesia dan Belanda.
Berpostur tinggi 1,88 meter, Dion Markx bermain sebagai bek tengah dengan menggunakan kaki kanan sebagai dominannya.
Bek muda potensial, Dion Markx, mulai dikenal sebagai salah seorang talenta yang diproyeksikan menjadi bagian penting masa depan sepak bola Indonesia.
Memiliki latar belakang pembinaan sepak bola Eropa, Dion tumbuh dalam sistem pelatihan yang menekankan disiplin taktik, kekuatan fisik, serta kemampuan membaca permainan sejak usia dini.
Perjalanan kariernya ditempa melalui kompetisi usia muda di Belanda sebelum akhirnya mendapat kesempatan menembus level senior.
Berposisi sebagai bek dengan kemampuan bermain di beberapa sektor pertahanan, Dion dikenal memiliki keunggulan dalam duel udara, ketenangan saat menguasai bola, serta akurasi umpan silang dari sisi lapangan.
Namanya mulai semakin diperbincangkan ketika masuk radar pembinaan Timnas Indonesia kelompok usia.
Statusnya sebagai pemain diaspora membuatnya dipandang sebagai aset berharga untuk memperkuat lini belakang Garuda di masa depan.
Langkah penting dalam karier profesionalnya terjadi saat ia bergabung dengan Persib Bandung untuk mengarungi kompetisi Liga 1.
Bersama Maung Bandung, Dion harus bersaing dengan sejumlah pemain senior di sektor pertahanan.
Meski belum selalu menjadi pilihan utama, ia mulai mendapatkan menit bermain dan menunjukkan potensi yang menjanjikan.
Satu di antara momen yang menarik perhatian publik adalah ketika Dion tampil singkat namun mampu memperlihatkan kualitasnya, termasuk kontribusi dalam membantu serangan melalui umpan silang berbahaya.
Penampilan tersebut membuat namanya mendapat sorotan dari Bobotoh yang berharap ia diberi kesempatan lebih besar.
Kini, Dion Markx terus berproses bersama Persib Bandung.
Dengan usia yang masih muda dan pengalaman yang terus bertambah, ia diproyeksikan menjadi bagian penting dalam regenerasi lini belakang, baik di level klub maupun tim nasional Indonesia.
Baca juga: Alasan Gol Persita Tangerang Dianulir Wasit saat Lawan Persib Bandung, Ramai Disebut Janggal
Dikutip dari Transfermarkt, berikut profil Dion Markx:
Nama di negara asal: Dion Wilhelmus Eddy Markx
Tanggal lahir / Umur: 29 Juni 2005 (20)
Tempat kelahiran: Nijmegen
Tinggi: 1,88 m
Kewarganegaraan: Indonesia dan Belanda
Posisi: Bek-Bek-Tengah
Kaki dominan: Kanan
Klub saat ini: PERSIB Bandung
Bergabung: 25 Januari 2026
Kontrak berakhir: 31 Mei 2028
Harga Pasar: -
NEC Nijmegen U21: 47 pertandingan, 5 gol, 0 asist, 1 kartu kuning, 3.668 menit bermain.
NEC Nijmegen U17: 9 pertandingan, 0 gol, 0 asist, 0 kartu kuning, 781 menit bermain.
NEC Nijmegen U18: 3 pertandingan, 1 gol, 0 asist, 0 kartu kuning, 270 menit bermain.
TOP Oss: 2 pertandingan, 0 gol, 0 asist, 0 kartu kuning, 141 menit bermain.
Persib Bandung: 1 pertandingan, 0 gol, 0 asist, 0 kartu kuning, 3 menit bermain.
(Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret, Pradipta Maya Agustania/TribunWow.com, Lailatun Niqmah)