BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Meski menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, pelayanan publik oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Bangka Belitung dipastikan tetap berjalan optimal. Penguatan integritas dan pelayanan menjadi komitmen utama pemerintah daerah dan instansi vertikal selama bulan suci ini.
Hal tersebut mengemuka dalam podcast Ruang Berdaya Bangka Pos bertema “ASN Berdaya di Bulan Ramadan: Integritas dan Pelayanan Publik untuk Bangka Belitung” yang menghadirkan Plt Karo Kesra Pemprov Bangka Belitung Yasir Mustafa serta Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung Pril Marori.
Yasir Mustafa menjelaskan, selama Ramadan pihaknya menggelar program binamental ASN guna memperkuat semangat kerja serta pelayanan kepada masyarakat.
"Kegiatan ini digelar di dalam bulan Ramadan ini lebih semangat lagi bekerja, lebih semangat lagi melaksanakan publikasi kepada masyarakat. Kami lakukan program di Birokesra setiap hari Senin, Selasa, dan Rabu full kegiatan Binamental ASN yang kami laksanakan di Kantor Gubernur, bertempat di Masjid Al-Kamal," ujar Yasir Mustafa, Senin (23/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut pihaknya memastikan melibatkan seluruh ASN di Provinsi dan Kabupaten, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengikuti program binamental ASN.
"Kegiatan ini dilakukan agar ASN di bulan Ramadan ini dapat mengisi kegiatan-kegiatan dengan siraman rohani, juga diberikan penguatan mental spiritual, sehingga ASN lebih semangat lagi bekerja di bulan Ramadan ini," tuturnya.
Sementara itu Plt Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung, Pril Marori mengungkapkan selama bulan Ramadhan, untuk pelayanan publik dipastikan pihaknya akan terus memberikan yang terbaik.
"Tidak ada istilahnya pelayanan harus turun, walaupun dari sistem kerja juga dilakukan penyesuaian jam kerja. Namun walaupun terjadi penyesuaian itu, pelayanan tidak boleh turun, malah harus lebih efektif dan lebih efisien," tegas Pril Marori.
Selain itu untuk Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung juga terdapat sejumlah program, seperti satu diantaranya yakni Kultum Ramadan (Kurma).
"Kultum Ramadan yang dilaksanakan di Musala Kanwil Kemenag, untuk pegawai-pegawai kami. Ini untuk memperkuat mental, memperkuat pengetahuan dan wawasan soal keagamaan. Kadang kita jarang berkumpul dan bersilaturahmi karena kesibukan masing-masing, tapi dengan adanya pertemuan setelah Zuhur berjamaah bisa menambah keakraban sekaligus menambah wawasan keagamaan tentang Ramadan dan hal-hal keseharian lainnya," bebernya.
Selain itu Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung juga memiliki, media BKTV yang dapat diakses melalui platform youtube oleh masyarakat.
Pril Marori juga membeberkan adanya program Mimbar Agama, yang menggandeng seluruh penyuluh agama dari enam agama untuk menyampaikan materi keagamaan masing-masing.
"Khusus bulan Ramadan ini, kami meninjau Ramadan dari berbagai sisi agama. Ternyata puasa itu bukan hanya dari sisi umat Muslim saja, dari Katolik juga ada puasa, Hindu juga ada. Jadi masyarakat mendapatkan pemahaman, soal keagamaan secara menyeluruh," jelasnya.
Pihaknya juga mengoptimalkan, peran penyuluh yang dapat terlibat secara langsung ke masyarakat.
"Kami terlibat dalam rehabilitasi religi di BNN Provinsi, para penyuluh kami ditugaskan untuk membantu dari sisi mental dan spiritual bagi saudara-saudara kita yang mengalami penyalahgunaan narkoba. Penyuluh kami juga terlibat, di Lapas Anak dan LPKA. Selain itu, penyuluh kami juga banyak mendapatkan tugas di masjid-masjid dan kegiatan keagamaan lainnya. Pada intinya, pelayanan kami di Kemenag jangan sampai kendor, harus tetap memberikan yang terbaik kepada masyarakat," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)