BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman berencana memasukkan perayaan Imlek bersama masyarakat Desa Trubus, Kecamatan Lubuk Besar, ke dalam kalender event wisata daerah.
Hal tersebut disampaikan Algafry usai menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang digelar meriah di Desa Trubus, Senin (23/2/2026).
Ia menilai perayaan yang berlangsung penuh antusiasme itu mencerminkan keberagaman budaya yang menjadi kekuatan Bangka Tengah.
"Ya kalau memang bisa dikemas menjadi event wisata, kenapa tidak. Bisa saja. Nanti Dinas Pariwisata dan Budaya bahwa ada keanekaragaman budaya di Desa Trubus ini yang bisa kita kembangkan untuk sektor pariwisata," ujar Algafry.
Algafry menerangkan, rencana ini merupakan bentuk kehadiran dari pemerintah daerah dalam merawat toleransi antar masyarakat dengan memberikan ruang yang sama setiap agama saat melakukan ibadah.
"Jadi pemerintah terus mendorong, agar masyarakat terus menjaga toleransi, kita adalah sama. Kemudian kita juga menjamin semua kegiatan ibadah terlindungi, tidak ada yang akan mengganggu, tidak ada yang menghambat ibadah-ibadah itu," terangnya.
Terakhir dirinya berharap agar acara ini bisa terus dilaksanakan secara rutin di tahun-tahun yang akan datang.
"Ke depan harapannya, kegiatan seperti ini akan tetap dilangsungkan untuk itu kita akan terus melakukan monitoring," ucapnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)