TRIBUNMATARMAN.COM, SIDOARJO - Pelatih Deltras FC Widodo Cahyono Putro ungkap faktor utama timnya kalah 0-1 dari PSIS Semarang di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (22/2/2026) malam.
Dimana gol kemenangan PSIS Semarang pada laga pekan ke-20 Championship 2025/2026 ini dicetak oleh Rafinha menit 26 lewat tendangan penalti.
"Skemanya tidak jalan. Dimana winger kami pergerakannya sudah dimatikan sama lawan," ungkap Widodo Cahyono Putro.
Baca juga: Jadwal Baru MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Penjelasan Marc Marquez Soal Belum Perpanjang Kontrak
"Jadi kreasi-kreasinya ini yang perlu nantinya dari midfield atau dari fullback kanan-kiri," tambahnya.
Padahal laga ini statistik Deltras FC unggul dari PSIS Semarang.
Penguasaan bola Deltras FC mencapai 52 persen. Menciptakan 5 kreasi peluang, berbanding 1 yang diciptakan PSIS Semarang.
Sayang, Deltras FC bermain kurang efektif, 10 tendangan yang dilepaskan hanya 1 kesempatan yang mengarah ke gawang PSIS Semarang.
Sementara PSIS Semarang melepaskan 3 tendangan, 1 diantaranya mengarah ke gawang Deltras FC, dan berbuah 1 gol.
"Tapi kami nanti akan mencari alternatif-alternatif lagi untuk bisa memenangkan pertandingan laga selanjutnya," harap Widodo.
Kekalahan dari PSIS Semarang memperpanjang catatan negatif Deltras FC yang dua laga terakhir secara beruntun menelan kekalahan.
Sebelumnya tim berjuluk The Lobster itu kalah 3-1 dari PSS Sleman.
Ambisi bangkit laga selanjutnya tidak akan mudah, karena akan menjamu tim papan atas, Barito Putera 1 Maret 2026 mendatang.
Dua pertemuan awal putaran pertama dan kedua dengan Barito Putera Deltras FC selalu kalah.
"Pemain jangan putus asa, peluang pasti ada. Makanya saya berusaha kepada pemain tetap semangat, jangan kendor," kata Widodo.
"Lawan Barito kami main di kandang, pemain harus fight. Karena tidak ada hal yang tidak mungkin," pungkasnya.
(Khairul Amin/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik