Jadwal Imsakiyah Kota Bogor 6 Ramadan Selasa 24 Februari 2026, Lengkap dengan Bacaan Sholat Tahajud
khairunnisa February 23, 2026 11:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ramadan 2026 segera memasuki hari keenam, Selasa (23/2/2026).

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan awal puasa 1 Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis (19/2/2026).

Menteri Agama RI Nasarudin Umar mengatakan penetapan sesuai dengan Sidang Isbat yang digelar pada Selasa (17/2/2026).

Umat muslimin khususnya di Kota Bogor bisa melihat jadwal imsakiyah dan buka puasa di laman ini.

TribunnewsBogor.com merangkum informasi terkait jadwal imsak sampai buka puasa.

Simak jadwal imsakiyah di wilayah Kota Bogor untuk 6 Ramadan 1447 Hijriah hari ini dan besok:

Senin, 23 Februari 2026 (5 Ramadan 1447 H)

Imsak: 04:32 

Subuh: 04:42 

Terbit: 05:51 

Dhuha: 06:23 

Zuhur: 12:10 

Ashar: 15:17 

Magrib: 18:21 

Isya: 19:27 

Selasa, 24 Februari 2026 (6 Ramadan 1447 H)

Imsak: 04:32 

Subuh: 04:42 

Terbit: 05:51 

Dhuha: 06:23 

Zuhur: 12:10 

Ashar: 15:16 

Magrib: 18:21 

Isya: 19:27 

Baca juga: Menu Sahur Hemat dan Praktis Ramadan 2026: Resep Mudah Jika Malas Masak Tapi Ingin Tetap Kenyang

Selain bisa melihat jadwal imsakiyah di wilayah Kota Bogor, Anda juga mengunggah jadwal tersebut.

Dengan mengunggahnya, Anda bisa mencetak lalu menempelkannya sebagai pengingat.

Jadwal imsakiyah di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor bisa didapatkan di laman Tribunnews.com.

Berikut adalah link-nya: Tribunnews.com

Di momen bulan Ramadan 2026, ada ibadah sunnah yang bisa dilakukan umat muslimin di kala sahur.

Ibadah tersebut adalah sholat tahajud.

Berikut adalah bacaan niat hingga doa sholat tahajud:

Niat Sholat Tahajud

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Aku menyengaja shalat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.

Doa Setelah Sholat Tahajud

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْححَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِييُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allahumma rabbana lakal hamdu anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqa’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wasallama haq. Was sa‘atu haq.

Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa ma anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.

Artinya: Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya.

Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.

Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku.

Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Mahaterdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.