TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Masjid Agung Bandung, ramai setiap hari selama bulan Ramadan terutama pada sore hari karena Pemkot Bandung menggelar safari Ramadan dengan melibatkan 30 kecamatan.
Masjid Agung Bandung berada di Alun-alun Bandung dekat ruas Jalan Asia-Afrika, pusat Kota Bandung.
Perwakilan dari 30 kecamatan tersebut akan bergiliran hadir setiap hari di Masjid Agung Bandung untuk melaksanakan berbagai kegiatan Ramadan seperti pengajian, buka bersama, hingga salat tarawih.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, safari Ramadan tersebut digelar karena pihaknya ingin mengajak seluruh warga Kota Bandung di 30 kecamatan untuk memakmurkan Masjid Agung Kota Bandung.
"Masjid itu bukan milik siapa-siapa. Tapi sebuah tanah wakaf yang dikelola oleh Nadzir wakaf tersebut. Jadi artinya ini milik bersama, milik warga Bandung, siapa lagi yang bisa memakmurkan selain kita sendiri semua," ujarnya di Balai Kota Bandung, Senin (23/2/2026).
Baca juga: Jadwal Imsakiyah 6 Ramadhan 1447 H Kamis 19 Februari 2026 di 6 Wilayah Pantura
Dengan adanya safari Ramadan tersebut, Masjid Agung Bandung yang berada di Alun-alun Bandung tersebut semakin hidup karena warga semakin antusias untuk memakmurkan masjid meski kegiatannya sederhana.
"Untuk sementara ini sederhana saja kita buka puasa, ada tausiah, ada pengajian. Saya juga akan mengelar tahilan tujuh hari almarhumah Ibunda saya tanggal 24 besok di Masjid Agung biar bersama-sama," kata Farhan.
Sebelumnya, Ketua Nadzir Masjid Agung Bandung, Roedy Wiranatakusumah,mengatakan program Ramadan yang akan digelar di antaranya tausiah, pesantren kilat, buka bersama dengan para jemaah.
"Kita harapkan juga bisa dibantu oleh donatur-donatur. Nanti 30 kecamatan akan bergiliran ke sini setiap hari sesuai instruksi wali kota, untuk bisa melakukan kegiatan Ramadan mulai dari ngabuburit sampai buka puasa," ucap Roedy beberapa waktu lalu.
Kemudian untuk ke depan, kata dia, bakal ada kegiatan Ramadan festival mulai 6 Maret sampai 15 Maret 2026.
Kegiatan ini, rencananya akan digelar outdoor untuk memberikan keleluasaan bagi warga Kota Bandung.
"Nanti kita juga menyiapkan takjil sama pengelolaan sampah karena hal ini penting yang untuk mendukung program dari Pemkot Bandung," katanya.(*)