Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Pemkab Nagan Raya telah mengusulkan program perbaikan sawah rusak milik warga Beutong Ateuh Banggalang ke Kementerian Pertanian (Kementan).
Namun hingga 3 bulan pascabencana, Pemerintah Pusat belum juga merealisasi bantuan terhadap perbaikan sawah yang rusak mencapai 37 hektare.
Kadis Pertanian dan Peternakan (Kadistannak) Nagan Raya, Marzuki, SE saat dikonfirmasi Serambinews.com, Senin (23/2/2026), mengakui, bahwa Pemkab Nagan Raya telah mengusul ke pusat.
"Areal sawah rusak berat dan rusak ringan mencapai 37 hektare, yang tersebar di empat desa di Beutong Ateuh," jelasnya.
Diakui Marzuki, sejauh ini belum ada bantuan dari pusat terkait sawah yang rusak.
Sehingga warga korban banjir bandang pada penghujung November 2025 lalu itu, berharap dibantu agar bisa menggarap sawahnya lagi.
Baca juga: Sawah Rusak Dihantam Banjir, Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan
Kadis Pertanian dan Peternakan Nagan Raya ini mengharapkan Pemerintah Pusat segera merealisasikan bantuan fisik untuk pembersihan perbaikan saluran irigasi dan perluasan areal sawah baru.
"Apabila tidak segera ditangani maka dipastikan para petani tidak dapat turun ke sawah," ujar Marzuki.(*)