Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (TRH) dijadwalkan akan kembali melakukan kunjungan kerja ke kampung halamannya di Aceh pada Selasa dan Rabu, 24–26 Februari 2026.
Dalam kunjungan kerja kali ini, TRH diagendakan melakukan dua kegiatan utama yakni menghadiri Program Kolaborasi Kementerian Ekraf dengan BGN di Pidie serta menghadiri Bazar Ramadhan Pemerintah Kota Lhokseumawe.
Dari agenda yang diperoleh Serambinews.com, pada Selasa (24/2/2026), TRH awalnya bertolak dari Jakarta menuju Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh.
Setibanya di Aceh, kegiatan diawali dengan kunjungan ke Pesantren Putri Ruhul Fata Ayat Seulimeum sekaligus menziarahi makam Waled Husaini.
Fokus utama hari pertama adalah menghadiri Program Kolaborasi SPPG di Kabupaten Pidie, tepatnya di SPPG Lampeude Baroh II. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan kolaborasi sektor ekonomi kreatif dengan program pemenuhan gizi masyarakat.
Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke Jembatan Gantung Desa Tiba Mesjid serta normalisasi Sungai Jojo. Pembangunan jembatan dan normalisasi sungai ini merupakan salah satu dorongan dari Teuku Riefky usai dikunjungi pada awal Desember 2025 lalu.
Masih di hari yang sama, TRH juga dijadwalkan berbelanja takjil di Pasar Beureuneun. Kemudian, berziarah ke makam keluarga serta berbuka puasa bersama masyarakat di kampung halamannya di Kemukiman Bambi.
Untuk hari itu, Teuku Riefky menutup agenda kunjungan kerjanya dengan mengunjungi Pondok Pesantren Dayah Mudi Mesra Samalanga, Bireuen.
Berikutnya, pada Rabu (25/2/2026), kegiatan diawali dengan sahur dan shalat Subuh bersama ulama di Dayah Mudi Mesra, sebelum bertolak menuju Lhokseumawe untuk agenda utama kedua, yakni menghadiri Bazar Ramadhan Pemkot Lhokseumawe yang dipusatkan di Lapangan Hiraq.
Baca juga: Gunakan Sepeda Motor, Menteri Ekraf Teuku Riefky Kunjungi Lokasi Banjir di Pidie
Dalam kegiatan bazar tersebut, Menteri dijadwalkan berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM, khususnya sektor kuliner dan produk kreatif lokal.
Momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk memperkuat promosi produk daerah, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen Kementerian Ekonomi Kreatif dalam membangun kolaborasi lintas sektor, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat selama Ramadhan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis daerah di Aceh.(*)