SERAMBINEWS.COM, PIDIE JAYA - Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK), yang terdiri atas 33 mahasiswa Keperawatan, 4 mahasiswa Psikologi, 9 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta 4 mahasiswa Fakultas Pertanian, mengadakan acara pelepasan dan kepulangan di meunasah Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (22/2/2026). Acara berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini merupakan penutup rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) PKM Mahasiswa Berdampak yang dilaksanakan di desa tersebut. Acara dihadiri dosen dari lingkungan Fakultas Keperawatan USK, serta Keuchik Desa Manyang Cut, Dahlan, beserta staf dan aparatur gampong. Pelepasan ini juga menjadi penarikan mahasiswa KKN secara simbolis dari lokasi pengabdian.
Keuchik Desa Manyang Cut, Dahlan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih masyarakat atas kontribusi mahasiswa KKN selama masa pengabdian. Ia juga meminta maaf mewakili masyarakat desa apabila terdapat hal yang kurang berkenan.
Ketua PKM Mahasiswa Berdampak, Salwa Rifti Annisa, mengungkapkan rasa syukur atas selesainya kegiatan pengabdian mahasiswa di Desa Manyang Cut. Salwa turut menyampaikan kegiatan pengabdian ini memberikan pengalaman yang nyata dalam berkontribusi bagi Masyarakat.
Baca juga: UNAIR Gandeng YAPPERA Dampingi Pelaku Usaha Mikro Korban Banjir di Pidie Jaya
Sementara itu Ns. Jufrizal, S. Kep.,M .Kep dosen pembimbing dari Fakultas Keperawatan USK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan program mahasiswa berdampak. Pengabdian yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi serta semangat dalam pengabdian kepada Masyarakat di desa manyang Cut.
Selain itu juga ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini serta permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan selama pelaksanaan program
semoga kegatan pengabdian Masyarakat ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang nyata bagi Masyarakat serta menjadi sarana dalam proses pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa.
Seluruh rangkaian kegiatan didukung pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.(rel/*)