TRIBUNNEWS.COM - Jagoan Ducati, Marc Marquez, mengalami apes ketika dirinya tengah mengarungi tes MotoGP 2026 Buriram dengan mengalami crash.
Kecelakaan yang dialami The Baby Alien bukan hanya satu kali sepanjang tes, tapi tercatat terjadi sampai tiga kali di Sirkuit Buriram.
Menariknya, Manajer tim Ducati MotoGP, Davide Tardozzi, tidak percaya bahwa tiga kecelakaan akan mempengaruhi performanya menjelang race perdana di Thailand.
Juara dunia bertahan tersebut menjalani masa pramusim yang beragam, karena ia baru kembali dari masa cedera yang panjang sebelum harus berjuang melawan penyakit pada tes Buriram akhir pekan lalu.
Marquez juga mengalami tiga kecelakaan selama dua hari pengujian di Thailand, yang ia sebut terjadi karena kurangnya konsentrasi akibat kondisi fisiknya.
Hal ini membuat Marquez tidak menyelesaikan simulasi balapan yang sebenarnya, meskipun Tardozzi tidak ragu di mana posisi Marquez akan berada dalam persaingan pembuka musim 2026 pekan ini.
Setelah tes selesai, Tardozzi meyakini bahwa kecelakaan Marquez tidak akan mempengaruhi penampilannya.
Sang bos menyebut bahwa kakak Alex Marquez itu akan jadi penantang gelar bahkan sejak balapan seri pertama MotoGP 2026.
"Saya rasa kecelakaan itu tidak banyak memengaruhi Marc. Itu tidak berpengaruh pada performanya," terang Tardozzi sebagaimana mengutip Crash.
Baca juga: Kejutan Hasil Tes MotoGP Buriram 2026 - Marc Marquez Crash, Marco Bezzecchi Terbaik di Hari Terakhir
"Kami tahu bahwa Marc akan menjadi salah satu pesaing juara sejak balapan pertama. Namun, siapa pun yang memenangi balapan di sini belum tentu akan menjadi juara dunia."
"Jadi, ini adalah kejuaraan yang sangat panjang, pertama-tama kami harus mengumpulkan poin," katanya menambahkan.
Terlepas dari kecelakaan yang dialaminya, Marquez mengatakan bahwa ia mengakhiri pengujian dengan perasaan senang terhadap kondisi motor GP26 menjelang musim baru.
Ducati juga merasa puas dengan pekerjaan yang telah mereka lakukan, sangat kontras dengan musim dingin sulit yang mereka alami pada waktu yang sama tahun lalu.
"Kami cukup senang karena kami mengonfirmasi banyak hal, banyak suku cadang, yang dipilih oleh para pembalap di Sepang," jelas sang bos.
"Jadi, di sini kami mendapatkan konfirmasi mengenai perkembangan motor dengan suku cadang tersebut. Kami senang tentang hal itu.
"Aerodinamika dan beberapa hal lain pada sasis (adalah poin utamanya), dan kami juga memiliki perangkat belakang. Jadi, semuanya sudah terkonfirmasi, dan kami senang dengan hal itu."
Marquez berada di posisi ketiga secara keseluruhan pada akhir tes Buriram, sementara rekan setimnya, Pecco Bagnaia, terus terlihat lebih percaya diri di posisi keempat.
Baik Marc Marquez, Bagnaia, maupun Alex Marquez tidak ada yang menyelesaikan simulasi balapan penuh pada hari terakhir pengujian.
Marquez bersaudara sama-sama mengalami jatuh saat berkendara, sementara Bagnaia harus menghentikan simulasinya karena masalah teknis.
(Tribunnews.com/Niken)