Jakarta (ANTARA) - Pelatih Olympiacos Jose Luis Medilibar mengakui timnya membutuhkan keberuntungan untuk meraih hasil terbaik di markas Bayer Leverkusen untuk leg kedua play-off babak gugur Liga Champions.
Lawatan ke BayArena, Leverkusen, Jerman, Selasa waktu setempat, tak ubahnya sebuah misi nyaris mustahil bagi Olympiacos yang kalah 0-2 di kandang sendiri pekan lalu dan membutuhkan kemenangan dengan marjin setidaknya tiga gol jika ingin melanjutkan kiprah di Liga Champions musim ini.
"Sedikit keberuntungan juga selalu dibutuhkan: kami harus klinis dalam memanfaatkan peluang dan berharap lawan kita tidak," kata Mendilibar dalam jumpa pers pralaga dikutip dari laman resmi klub, Senin (23/2).
Juru taktik asal Spanyol itu meyakini para pemain Olympiacos memiliki kemampuan untuk meraih kemenangan meski menghadapi tim sekelas Leverkusen di kandangnya sendiri.
Ia menegaskan Olympiacos belum mengibarkan bendera putih dan masih bertekad mengemas kemenangan di BayArena demi memelihara asa lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
"Saya memperkirakan pertandingan yang berbeda. Bahkan ketika tim dan pemain yang sama saling berhadapan. pertandingan tidak akan identik," katanya.
"Kami ingin menunjukkan intensitas dan intensi yang sama seperti sebelumnya," ujar Mendilibar menambahkan.
Mendilibar tentu menyadari intensitas dan intensi yang sama seperti di leg pertama belum tentu cukup untuk membalikkan keadaan melawan Leverkusen, dibutuhkan pula sedikit keberuntungan.
Terlebih, Leverkusen saat ini tengah menjalani tren positif berupa enam pertandingan tanpa kekalahan di berbagai ajang.
Kali terakhir Leverkusen menelan kekalahan justru lahir di tangan Olympiacos dalam pertandingan ketujuh fase liga Liga Champions pada 21 Januari lalu. Kala itu gol-gol Costinha dan Mehdi Taremi cukup untuk mengantarkan Olympiacos menang di Stadion Karaiskakis, Piraeus, Yunani.
Memiliki pengalaman mengalahkan Bayer Leverkusen, Mendilibar menegaskan para Olympiacos perlu serius dan fokus pada segala aspek lebih dari pertandingan sebelumnya.







