Sosok Gadis Asal Nganjuk yang Jadi Korban Pembunuhan di Malang, Dikenal Ramah dan Ceria
Frida Anjani February 24, 2026 05:35 AM

 

SURYAMALANG.COM, NGANJUK  -  Sosok HMZ (17), gadis asal Nganjuk yang menjadi korban pembunuhan di Malang, dikenal ramah dan ceria.

Semasa hidupnya, HMZ selalu menebar senyum dan tak segan bertegur sapa dengan siapa pun.

 Ayahnya, Santoso, menyebut HMZ selalu menepati janji dan patuh pada orang tua.

Sementara teman dekatnya mengingat HMZ sebagai sosok yang suka bercanda, memberi pertolongan, dan menghadirkan kebahagiaan di setiap pertemuan.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, guru, dan sahabat di sekolah.

Sosok HMZ

HMZ (17) meninggalkan kesan baik ke semua orang yang dikenalnya. 

Kepergian HMZ pun menyisakan kesedihan mendalam.

Keluarga, guru, dan para sahabat di sekolah mengungkap sosok HMZ semasa hidupnya. 

Ayah HMZ, Santoso (49) mengatakan anak bungsunya itu selalu bersikap ramah di hadapan orang. Ia tak segan bertegur sapa dengan siapa pun. 

Selain itu, HMZ adalah anak yang penurut, jujur, dan tekun belajar. 

"Apa yang dikatakan HMZ selalu ditepati. Dia anak yang baik," katanya, kepada Tribun Jatim Network, Senin (23/2/2026). 

HMZ tercatat sebagai siswi SMK PGRI 2 Kertosono. Dia duduk di bangku kelas 2 jurusan pemasaran. 

Guru dan teman setingkat begitu mengenal HMZ. 

Guru Bimbingan Konseling (BK) SMK PGRI 2 Kertosono, Khaffidz Miftakhul Mukhlis menyatakan HMZ suka bergaul di sekolah. 

HMZ juga terbilang siswi yang ceria hingga kehadirannya membawa energi positif. 

"Saat kegiatan belajar mengajar berlangsung di kelas, almarhumah aktif bertanya. Motivasi belajarnya tinggi. Almarhumah siswi yang cerdas," jelasnya. 

Sahabat korban, Septinia Dewi Puspita Sari (17) membeberkan bila HMZ suka memberikan pertolongan kepada teman-temannya yang mengalami kesusahan. 

Tak cuma itu, tingkah random HMZ kerap mengundang gelak tawa. 

"Kami tak akan pernah lupa kebaikan yang dilakukan HMZ. Termasuk momen kami nongkrong dan bercanda bersama. Kami kehilangan," ucapnya seraya menyeka air mata. 

Kronologi Penemuan

Seorang pencari kayu bernama Sukari menemukan sosok jasad perempuan di aliran Sungai Jilu Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Selasa (17/2/2026) silam. 

Jasad korban dalam kondisi mengenaskan.

Yaitu korban ditemukan tanpa busana kemudian tangan dalam kondisi terikat dan mulut tersumpal kain.

Kemudian tubuh sudah membengkak.

Kondisi ini mempersulit petugas kepolisian untuk mengidentifikasi korban.

Sehingga jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar untuk dilakukan autopsi. 

Berdasarkan pemeriksaan luar, belum ditemukan adanyan tanda-tanda luka pada tubuh korban.

Diperkirakan korban sudah meninggal 3-5 hari sebelum ditemukan.

Pelaku Ditangkap

Terduga pelaku pembunuhan terhadap HMZ (17) yang jasadnya ditemukan di aliran Sungai Jilu, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang akhirnya terungkap.

Penangkapan pelaku dilakukan oleh Tim Gabungan dari Satreskrim Polres Malang, Satresmob Bareskrim Polri, dan Subdit Jatanras Polda Jatim melalui serangkaian penyelidikan intensif.

Kapolres Malang, AKBPD Muhammad Taat Resdi mengatakan, pelaku diamankan kemarin malam, Sabtu (21/2/2025).

Diketahui pelaku yang berinisial YD itu sedang bersembunyi di rumah kosnya yang ada di wilayah Kota Malang.

"Terduga pelaku berhasil kami amankan pada Sabtu malam di sebuah rumah kos Kota Malang," katanya kepada SURYAMALANG.COM.

Dijelaskannya, saat diamankan di rumah kos, pelaku tidak memberikan perlawanan,

Selanjutnya, petugas mengamankan pelaku ke Mapolres Malang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik juga masih mendalami secara intensif motif pelaku membunuh korban dan adanya kemungkinan pihak lain yang terlibat.

"Pemeriksaan masih berjalan, kami akan mengungkap secara terang benderang mulai dai peran pelaku, motif, dan rangkaian peristiwa yang terjadi," sambungnya.

(SURYAMALANG.COM/DANENDRA KUSUMA/LULUUL ISNAINIYAH)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.