Warga Teriak saat Manto Terjebak Kobaran Api di Gudang Tiner Kendal
M Syofri Kurniawan February 24, 2026 06:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Gudang gipsum dan tiner di RT 06 RW 05 Kelurahan Langenharjo, Kecamatan/Kabupaten Kendal, terbakar, Senin (23/2/2026).

Selain membakar gudang, api juga melukai seorang penjaga gudang bernama Manto.

Manto mengalami luka bakar cukup serius dan saat ini dirawat di RSUD Soewondo Kendal. 

Kebakaran di Langenharjo itu menyisakan cerita yang tak terlupakan bagi Arik.

Dia menyaksikan langsung saat tubuh Manto, penjaga gudang terjebak dalam kobaran api yang membakar gudang.

Manto berteriak meminta tolong dari dalam kobaran api.

Teriakan itu disambut teriakan serupa dari Arik dan warga lain dari luar rumah yang meminta Manto segera menyelamatkan diri.

Arik tak mengingat berapa lama Manto terjebak di dalam rumah, yang difungsikan sebagai gudang tersebut.

Rumah itu persis berdempetan langsung dengan gudang gipsum dan tiner yang lebih dulu terbakar.

"Enggak tahu pokoknya cepat sekali," kata Arik panik.

Sembari meminta pertolongan, Arik terus berteriak agar Manto segera keluar.

Tak berselang lama, Manto akhirnya menyelamatkan diri melalui jendela samping rumah.

Arik dibuat kaget, saat melihat Manto keluar dari kobaran api dengan luka bakar di bagian perut dan kaki.

Manto pun langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

"Sudah teriak tapi yang di dalam enggak keluar-keluar. Mungkin bingung tidak berani keluar dan shok juga," ungkapnya.

Arik tak mengetahui secara pasti kemunculan sumber api.

Setelah mendengar teriakan Manto, dia melihat api sudah mulai membakar gudang.

"Kurang tahu, tadi tahu-tahu api sudah membesar," sambungnya.

Api kemudian berhasil dipadamkan sekitar 30 menit setelah kebakaran melanda.

Kronologi 

Api yang membakar gudang gipsum dan tiner di Langenharjo diduga berasal dari dalam gudang di bagian depan.

Api lalu merembet ke rumah yang berdempetan dengan gudang depan.

Kepulan asap hitam sempat terlihat hingga di Alun-alun Kendal.

Anggota Damkar Kendal, Zaima Hilmi mengatakan rumah tersebut juga digunakan sebagai gudang yang ikut terbakar.

"Ada dua lokasi yang terbakar, gudang depan sama belakang," kata Zaima di lokasi.

Dia mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran di kelurahan itu sekitar pukul 10.23.

Setiba di lokasi, dua mobil Damkar langsung dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

"Dari BPBD, PMI juga langsung ke lokasi," ujarnya.

Zaima menuturkan, pemadaman terkendala kondisi api yang semakin membesar karena objek yang terbakar merupakan bahan kimia.

"Kendalanya memang itu gudang tiner ya, ada bahan kimia jadi sulit dipadamkan," paparnya.

Pihaknya juga belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

Hingga kini, proses pendinginan masih terus dilakukan.

"Kami belum mengetahui penyebabnya," ujarnya.

Pemilik gudang, Latif mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30.

Latif yang sedang berada di toko, langsung bergegas menuju gudang yang terbakar tersebut.

"Tadi saya dikabari ada kebakaran, posisi saya tidak di sini (saat kebakaran terjadi—Red)," terang Latif.

Dia mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran.

Dia menjelaskan, rumah yang ikut terbakar itu digunakan sebagai gudang.

Posisinya persis berdempetan langsung dengan gudang bagian depan.

"Kalau siang kosong, tidak ada yang menghuni. Ini juga sama, gudang," tandasnya.

Latif belum mengetahui berapa kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut. Namun api tak sampai membakar habis gudang beserta isinya. (Agus Salim Irsyadullah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.