BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Situasi pasca pelemparan bom molotov di Gang Daarul Fitra, Pasar Lama, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan masih menyisakan ketegangan.
Pelaku diketahui bernama Zakir, yang merupakan mantan suami dari wanita penghuni rumah yang menjadi target lemparan.
Hingga Selasa dini hari (24/2/2026), puluhan warga masih berjaga di sekitar lokasi, mulai dari area luar Pasar Lama hingga ke dalam gang.
Kehadiran mereka menunjukkan kekompakan sekaligus kewaspadaan tinggi pasca insiden yang membahayakan tersebut.
Baca juga: Pasca Insiden Pelemparan Molotov, Warga Pasar Lama Banjarmasin Gelar Jaga Malam
Pihak keluarga dari pelaku dikatakan sempat datang untuk melakukan mediasi. Namun, warga sekitar menolak karena khawatir peristiwa serupa bisa terulang.
“Ada tadi perwakilan dari keluarganya handak mediasi. Tapi warga di sini tidak mau khawatir kalau nanti terulang kembali,” ujar H. Anang Suryani, mertua pelaku.
Menurut keterangan pihak kepolisian, Zakir nekat melakukan aksinya diduga karena masalah pribadi, yang mana Ia adalah mantan suami dari anak H. Anang.
“Padahal udah dua tahunan cerainya. Kami bingung juga ada masalah apa,” tambah H. Anang.
Baca juga: Pelaku Bom Molotov di Pasar Lama Banjarmasin Diduga Mantan Suami Korban, Masalah Pribadi Jadi Pemicu
Ketika keluarga pelaku mendatangi rumah mantan istrinya, tim Polresta Banjarmasin ternyata datang juga ke lokasi.
“Karena warga tidak mau pas ada polres juga, jadi sekalian ditahan," ujar H. Anang.
Kini, titik lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi. Sementara itu, warga masih berjaga dengan suguhan makanan dan minuman yang disediakan langsung oleh mertua pelaku di lokasi.(Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)