TRIBUNKALTIM.CO - Kemenangan penting kembali diraih Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris 2025-2026.
Bertandang ke markas Everton di Hill Dickinson Stadium, Selasa (24/2/2026) WIB, Setan Merah menang tipis 1-0 berkat gol tunggal Benjamin Sesko pada menit ke-72.
Hasil ini bukan hanya membawa pulang tiga poin krusial, tetapi juga memperpanjang rekor tak terkalahkan (unbeaten) Michael Carrick bersama timnya.
Hingga saat ini, Manchester United tak terkalahkan dalam 6 laga.
Sejak ditangani Carrick, Manchester United menunjukkan tren positif.
Baca juga: Hasil Liga Inggris: Arsenal Coreng Debut Igor Tudor, Tottenham Hotspur Kena Bantai
Kemenangan atas Everton menjadi kelanjutan dari konsistensi tersebut, sekaligus mempertegas kebangkitan mereka di papan atas klasemen Liga Inggris musim ini.
Bermain di kandang lawan, Manchester United langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit babak pertama dibunyikan.
Tim tamu tampil agresif dengan mencoba menekan pertahanan Everton sejak menit-menit awal.
Peluang pertama datang sangat cepat, tepatnya pada menit ke-4 melalui Amad Diallo.
Ia memanfaatkan bola rebound—yakni bola muntah hasil tepisan atau blok pemain lawan—dan melepaskan tembakan ke arah kanan gawang.
Namun, kiper Everton, Jordan Pickford, mampu menghentikan peluang tersebut dengan sigap.
Setelah momen itu, tempo pertandingan cenderung berjalan sedang. Kedua tim bermain hati-hati dan tidak terlalu terbuka.
Meski demikian, duel keras di lapangan tetap tak terhindarkan. Beberapa kali pemain dari kedua kubu terlibat perebutan bola dengan tekel-tekel keras.
Istilah tekel sendiri merujuk pada upaya merebut bola dari kaki lawan, yang kerap memicu benturan fisik di lapangan.
Manchester United kembali menciptakan peluang pada menit ke-32 lewat Diogo Dalot.
Bek kanan asal Portugal tersebut mencoba peruntungan melalui tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan bola rebound.
Sayangnya, bola hasil sepakan Dalot hanya melambung tipis di atas mistar gawang Everton.
Tak lama berselang, Everton hampir saja membuka keunggulan. James Garner mendapat kesempatan emas di depan gawang setelah menerima umpan matang.
Ia melakukan sontekan, yakni sentuhan ringan untuk mengarahkan bola ke gawang dari jarak dekat.
Namun, kiper Manchester United, Senne Lammens, tampil gemilang dengan menggagalkan peluang tersebut. Hingga babak pertama usai, skor tetap 0-0 atau yang kerap disebut sebagai skor kacamata.
Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Tempo masih cenderung lambat dengan kedua tim berusaha menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.
Manchester United tetap terlihat lebih berbahaya meski peluang tidak terlalu banyak tercipta.
Pada menit ke-51, Bryan Mbeumo mendapatkan ruang tembak, namun bola hasil sepakannya kembali melambung di atas mistar.
Everton di sisi lain tampak kesulitan menciptakan peluang bersih. Serangan-serangan yang dibangun kerap kandas sebelum mencapai area berbahaya.
Minimnya kreativitas di lini depan membuat tuan rumah lebih banyak mengandalkan tembakan jarak jauh.
Momentum pertandingan berubah pada menit ke-58 saat Michael Carrick memasukkan Benjamin Sesko menggantikan Amad Diallo.
Pergantian ini terbukti menjadi keputusan krusial. Dalam sepak bola, pemain yang masuk dari bangku cadangan dan memberi dampak instan sering disebut sebagai supersub.
Sesko kembali menunjukkan reputasinya dalam peran tersebut.
Gol penentu akhirnya lahir pada menit ke-72.
Berawal dari pergerakan Bryan Mbeumo yang memberikan sodoran bola matang ke dalam kotak penalti, Benjamin Sesko menyambutnya dengan tembakan terukur. Bola meluncur mulus ke gawang Everton tanpa mampu dihalau Pickford.
Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Manchester United.
Tertinggal satu gol membuat Everton meningkatkan intensitas serangan. Mereka mencoba mengurung pertahanan tim tamu secara bertubi-tubi.
Pada menit ke-82, peluang emas nyaris menyamakan kedudukan. Michael Keane melepaskan tembakan jarak jauh yang mengarah ke sudut gawang.
Namun lagi-lagi Senne Lammens tampil heroik dengan menepis bola tersebut.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Manchester United.
Tiga poin ini membawa Setan Merah merebut posisi keempat klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026 dari Chelsea.
Mereka kini hanya terpaut tiga poin dari Aston Villa yang menempati peringkat ketiga.
Kemenangan ini semakin mempertegas dampak positif Michael Carrick sebagai pelatih.
Di bawah arahannya, Manchester United tampil lebih disiplin, efektif, dan mampu memaksimalkan peluang yang ada.
Rekor tak terkalahkan yang terus berlanjut menunjukkan stabilitas performa tim dalam beberapa pekan terakhir.
Everton (4-2-3-1): 1-Jordan Pickford; 37-James Garner, 6-James Tarkowski, 5-Michael Keane, 32-Jarrad Branthwaite; 27-Idrissa Gueye, 42-Tim Iroegbunam (Beto 79’); 45-Harrison Armstrong (Tyrique George 73’), 22-Kiernan Dewsbury-Hall, 10-Iliman Ndiaye; 11-Thierno Barry.
Pelatih: David Moyes
Manchester United (4-2-3-1): 31-Senne Lammens; 2-Diogo Dalot, 15-Leny Yoro, 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw; 18-Casemiro, 37-Kobbie Mainoo; 16-Amad Diallo (Benjamin Sesko 58’), 8-Bruno Fernandes, 10-Matheus Cunha; 19-Bryan Mbeumo (Noussair Mazraoui 77’).
Pelatih: Michael Carrick