Prakiraan Cuaca Kaltim 24 Februari 2026, Daftar Wilayah yang Diguyur Hujan
Briandena Silvania Sestiani February 24, 2026 06:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kalimantan Timur mulai Selasa, 24 Februari hingga Rabu, 4 Maret 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun dari prakiraan cuaca kabupaten dan kota, kondisi atmosfer di Kaltim masih didominasi potensi hujan, khususnya pada Selasa, 24 Februari 2026.

Informasi prakiraan cuaca ini menjadi rujukan penting bagi masyarakat, terutama bagi pekerja lapangan, nelayan, pelaku transportasi darat maupun laut, hingga masyarakat umum yang beraktivitas di luar ruangan.

BMKG mengklasifikasikan kondisi cuaca ke dalam beberapa kategori seperti hujan ringan, hujan petir, berawan, hingga kabut/asap.

Baca juga: Waspada Hujan Petir Dominasi Wilayah Kaltim, Prakiraan Cuaca 24 Februari 2026

Hujan ringan merupakan curah hujan dengan intensitas rendah yang umumnya tidak terlalu mengganggu aktivitas, meski tetap dapat menyebabkan jalan licin.

Sementara hujan petir adalah hujan yang disertai kilat atau petir dan kadang diikuti angin kencang berdurasi singkat.

Adapun berawan berarti langit tertutup awan dalam jumlah cukup banyak, tetapi belum tentu turun hujan.

Selain kondisi cuaca, BMKG juga mencantumkan kisaran suhu udara dan tingkat kelembapan. Suhu di Kalimantan Timur selama periode ini berkisar antara 20 hingga 33 derajat Celsius.

Kelembapan relatif berada di angka tinggi, bahkan banyak wilayah menunjukkan rentang 70 hingga 99 persen, yang menandakan kandungan uap air di udara cukup besar dan mendukung pembentukan awan hujan.

Daerah di Kalimantan Timur yang Diprediksi Hujan pada 24 Februari 2026

Untuk Selasa, 24 Februari 2026, sebagian besar wilayah di Kalimantan Timur diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga disertai petir.

Di Kabupaten Paser, cuaca diprakirakan terjadi petir dengan suhu 22–29 derajat Celsius dan kelembapan 67–98 persen. Kondisi ini menunjukkan potensi hujan disertai kilat, terutama pada siang atau sore hari.

Kabupaten Kutai Kartanegara diperkirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 22–31 derajat Celsius dan kelembapan 66–99 persen. Meski tergolong ringan, tingkat kelembapan yang tinggi menunjukkan peluang hujan dapat berlangsung cukup lama.

Kabupaten Berau juga diprediksi hujan ringan dengan suhu 22–29 derajat Celsius dan kelembapan 70–99 persen.

Kabupaten Kutai Barat mengalami kondisi serupa, yakni hujan ringan dengan suhu 22–29 derajat Celsius dan kelembapan 69–99 persen.

Kabupaten Kutai Timur diprakirakan hujan ringan dengan suhu 22–28 derajat Celsius dan kelembapan 78–99 persen.

Di Kabupaten Penajam Paser Utara, hujan ringan diprediksi terjadi dengan suhu 23–29 derajat Celsius dan kelembapan 71–97 persen.

Kabupaten Mahakam Ulu juga berpotensi diguyur hujan ringan dengan suhu relatif lebih sejuk, 22–25 derajat Celsius dan kelembapan 79–99 persen.

Sementara itu, Kota Balikpapan diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 23–29 derajat Celsius dan kelembapan 72–98 persen.

Kota Samarinda juga berpotensi hujan ringan dengan suhu 23–30 derajat Celsius dan kelembapan 70–98 persen.

Kota Bontang diprediksi hujan ringan dengan suhu 23–29 derajat Celsius dan kelembapan 74–98 persen.

Dengan demikian, seluruh kabupaten dan kota yang tercantum dalam prakiraan 24 Februari 2026 mengalami hujan, baik dalam kategori ringan maupun petir.

Daerah di Kalimantan Timur yang Tidak Diprediksi Hujan pada 24 Februari 2026

Berdasarkan data prakiraan yang tersedia, tidak ada wilayah kabupaten maupun kota di Kalimantan Timur yang diprediksi berada dalam kondisi cerah atau berawan tanpa hujan pada Selasa, 24 Februari 2026.

Artinya, seluruh wilayah yang masuk dalam daftar—yakni Paser, Kutai Kartanegara, Berau, Kutai Barat, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Mahakam Ulu, Balikpapan, Samarinda, dan Bontang—berpotensi mengalami hujan.

Kondisi ini menunjukkan pola cuaca yang relatif merata di seluruh Kalimantan Timur pada hari tersebut, dengan dominasi awan hujan dan tingkat kelembapan tinggi.

Tren Cuaca Hingga Awal Maret 2026

Memasuki Rabu, 25 Februari 2026, beberapa wilayah masih diprakirakan mengalami hujan ringan, seperti Kutai Kartanegara, Berau, Kutai Barat, Penajam Paser Utara, Mahakam Ulu, Balikpapan, dan Samarinda.

Sementara Kutai Timur dan Bontang mulai menunjukkan kondisi berawan.

Pada Kamis, 26 Februari 2026, cuaca cenderung berawan di sebagian besar wilayah, meski Kutai Kartanegara dan Kutai Timur masih berpotensi hujan ringan.

Memasuki Jumat, 27 Februari 2026, mayoritas daerah diprediksi berawan, dengan suhu berkisar 22–32 derajat Celsius dan kelembapan tetap tinggi.

Pada Sabtu, 28 Februari 2026, kondisi berawan masih mendominasi, meski Mahakam Ulu diperkirakan mengalami petir dengan suhu 20–28 derajat Celsius dan kelembapan 55–92 persen.

Pada Minggu, 1 Maret 2026, sebagian wilayah seperti Kutai Barat kembali berpotensi hujan ringan, sementara daerah lain cenderung berawan. Senin, 2 Maret 2026, Kutai Barat dan Samarinda diprediksi hujan ringan, sedangkan daerah lain berawan.

Memasuki Selasa, 3 Maret dan Rabu, 4 Maret 2026, hampir seluruh wilayah menunjukkan kondisi berawan dengan suhu relatif stabil dan kelembapan tinggi di atas 90 persen pada pagi atau malam hari.

Imbauan bagi Masyarakat

Dengan potensi hujan merata pada 24 Februari 2026, masyarakat di Kalimantan Timur diimbau untuk mempersiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan saat beraktivitas.

Pengendara juga disarankan berhati-hati karena permukaan jalan dapat menjadi licin.

Untuk wilayah yang diprediksi mengalami petir seperti Paser, kewaspadaan perlu ditingkatkan terhadap potensi kilat dan angin kencang sesaat. Aktivitas di area terbuka sebaiknya dikurangi ketika terjadi hujan petir.

Tingkat kelembapan yang tinggi juga dapat memicu kondisi udara terasa lebih lembap dan gerah pada siang hari. Oleh karena itu, menjaga kondisi tubuh dan kecukupan cairan sangat dianjurkan.

BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer.

Masyarakat diharapkan terus memantau pembaruan informasi resmi untuk mendapatkan data terkini.

Dengan mengetahui rincian prakiraan cuaca ini, masyarakat Kalimantan Timur dapat merencanakan aktivitas dengan lebih matang dan meminimalkan risiko yang ditimbulkan akibat kondisi cuaca.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.