Pemotor dari Arah Surabaya Diserang Gerombolan Remaja di Bangkalan, Warga Selamatkan Korban
Titis Jati Permata February 24, 2026 07:32 AM

 

SURYA.co.id, BANGKALAN – Rekaman CCTV dan sejumlah video warga yang menampilkan aksi kejar-kejaran dengan remaja bermotor di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, sejak Senin (23/2/2026) sore ramai beredar di media sosial. 

Satu rekaman CCTV juga memperlihatkan segerombolan remaja berlari melakukan pengejaran dan beberapa remaja lainnya mengendarai sepeda motor. 

Selepas berbuka puasa, kabar simpang siur soal adanya korban muncul.

Bahkan, muncul informasi yang menyebutkan dua remaja luka dan satu meninggal dunia.

Baca juga: Pria Gresik Edarkan Sabu ke Remaja, Polisi Kini Buru Bandar Asal Bangkalan Madura

Informasi simpang siur itu berawal dari beredarnya foto-foto korban terluka dan satu foto korban diduga meninggal dunia.

Dalam rekaman CCTV tercatat, peristiwa saling kejar antar remaja itu terjadi, Senin (23/2/2026) pukul 01.30 WIB. 

Satu Orang Alami Luka di Kepala

Namun, beredarnya foto-foto tentang korban meninggal dunia itu dibantah Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama ketika dikonfirmasi SURYA.coid di Mapolres Bangkalan, pada Senin (23/2/2026) malam. 

"Dari peristiwa tersebut hanya satu orang mengalami luka di kepala dan sudah mendapatkan tindakan medis di puskesmas. Korban juga sudah dibawa pulang pihak keluarga. Untuk informasi meninggal dunia seperti yang beredar, itu tidak ada," tegas Agung. 

Pulang dari Surabaya

Ia menjelaskan, korban berinisial FA (21), warga Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

FA merupakan pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas dalam perjalanan pulang dari Surabaya. 

Diserang Segerombolan Pemuda

Setiba di sisi Timur Jembatan Morkepek, Kecamatan Labang atau fly over pertama akses Suramadu, lanjutnya, korban menepikan motornya untuk buang air kecil.  

Tidak lama kemudian, datang sekelompok pemuda dengan mengendarai sepeda motor.

"Sekitar 15 motor datang dari arah Timur Jembatan Morkepek sambil membawa balok kayu dan senjata tajam dan langsung menyerang. Korban FA menderita luka pada leher belakang di belakang telinga dan luka lecet pada atas pelipis sisi kanan," jelas Agung. 

Ditolong Warga di Sekitar Lokasi

Beruntung saat kejadian, lanjutnya, beberapa warga di sekitar lokasi berhamburan ke jalan setelah korban berlari mencari perlindungan ke rumah warga.

Merespon itu, sejumlah warga berhamburan ke jalan raya untuk menghalau gerombolan pemuda yang memilih kabur ke arah Timur. 

"Saat ini kasusnya sedang didalami Unit Reskrim Polsek Sukolilo untuk menguak asal usul kelompok remaja yang diduga melakukan pengeroyokan," pungkas Agung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.