Ujian Nyata John Herdman! Erick Thohir Ingatkan soal 'British Style' Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Wila Wildayanti February 24, 2026 07:33 AM

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai bahwa FIFA Series 2026 akan menjadi ujian nyata buat John Herdman.

BOLASPORT.COM - Turnamen FIFA Series 2026 bukan hanya laga persahabatan biasa melainkan panggung strategis untuk menguji kekuatan baru Timnas Indonesia di bawah nakhoda anyar, John Herdman. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan peringatan soal 'British Style' yang dimiliki lawan Skuad Garuda.

Timnas Indonesia dijadwalkan tampil di FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 27 dan 30 Maret 2026.

Indonesia menjadi tuan rumah dalam turnamen ini dan akan menjamu tiga negara dari benua yang berbeda.

Laga melawan tiga negara yakni Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan Saint Kitts and Nevis (CONCACAF) menjadi kesempatan emas buat Timnas Indonesia menguji kekuatan.

Erick Thohir menyebut momen ini jadi kesempatan bagus karena bisa menghadapi tim dengan gaya bermain yang berbeda.

Dia menilai bahwa keberagaman gaya bermain lawan akan menjadi ujian mental dan taktik yang sempurna bagi Jay Idzes dan kawan-kawan.

Apalagi FIFA Series 2026 ini akan menjadi ajang debut buat pelatih baru Timnas Indonesia yakni John Herdman yang baru diperkenalkan pada Januari lalu.

Pelatih asal Inggris tersebut didatangkan untuk menggantikan posisi Patrick Kluivert yang mengakhiri kerja sama dengan PSSI pada Oktober 2025.

Untuk itu, FIFA Series 2026 ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain Timnas Indonesia buat memahami filosofi pelatih baru sekaligus mejajal kekuatan lawan yang belum pernah ditemui.

“Ajang ini tak hanya menjadi uji coba yang baik bagi pelatih baru, John Herdman, tetapi juga kesempatan bagi para pemain Timnas Indonesia untuk menjajal kemampuan dan gaya bermain berbeda dari konfederasi berbeda,” ujar Erick Thohir dalam keterangan yang diterima BolaSport.com, Senin (23/2/2026).

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut memberikan perhatian khusus pada laga perdana Skuad Garuda.

Tim Merah Putih dijadwalkan akan menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 Maret 2026.

Mantan pemilik Inter Milan tersebut memberikan peringatan khusus mengenai karakter gaya permainan British yang melekat pada Saint Kitts and Nevis.

Gaya ini identik dengan keunggulan fisik dan determinasi tinggi yang bisa menyulitkan barisan pertahanan Timnas Indonesia.

Erick Thohir menekankan bahwa skuad Garuda harus sangat mewaspadai gaya bermain lawan yang sangat mengandalkan kekuatan fisik dan efektivitas bola-bola panjang.

Karakteristik British Style disebut mengutamakan efisiensi.

Saint Kitts and Nevis memiliki gaya permainan yang langsung menusuk ke jantung pertahanan dan taktik itu bisa sangat mematikan.

Oleh karena itu, Erick Thohir menilai bahwa laga ini akan menjadi ujian nyata bagi John Herdman bersama Timnas Indonesia.

“Di pertandingan pertama, Timnas Indonesia akan melawan Saint Kitts and Nevis, yang merupakan bekas koloni Inggris,” kata Erick Thohir.

“Gaya main mereka banyak mengadopsi gaya British dan juga mengandalkan serangan balik,” ucapnya.

Skuad Garuda harus mempersiapkan tim dengan baik karena apabila Timnas Indonesia bisa mengalahkan Saint Kitts and Nevis, mereka bisa melaju ke babak final FIFA Series 2026.

Mereka berpeluang menghadapi Bulgaria atau Kepulauan Solomon yang dinilai memiliki gaya bermain yang sangat berbeda.

Kepulauan Solomon mempunyai gaya bermain dengan teknik individu tinggi karena terbiasa dengan kultur futsal dan sepak bola jalanan yang lincah.

Sementara itu, Bulgaria adalah representasi kekuatan Eropa Timur yang bermain dengan sangat disiplin dan pragmatis tetapi sangat mematikan dalam memanfaatkan kesalahan lawan lewat aksi individu.

Untuk itu, Erick Thohir berharap turnamen ini bisa menjadi fondasi penting buat Timnas Indonesia di era pelatih baru.

Dengan adanya John Herdman, FIFA Series 2026 diharapkan dapat menjadi katalisator untuk membangun kembali kekuatan Skuad Garuda di panggung internasional.

Pasalnya, pelatih yang dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun itu diharapkan bisa membawa Timnas Indonesia tampil lebih baik ke depannya.

PSSI sendiri memasang target Skuad Garuda bisa tampil di Piala Dunia 2030.

Untuk itu, John Herdman diharapkan bisa memanfaatkan FIFA Series 2026 ini dengan baik.

“Saya berharap, Timnas di era pelatih baru ini bisa memanfaatkan ajang ini untuk membangun kembali kekuatan Timnas Indonesia,” tuturnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.