Doa Puasa Ramadan Hari Keenam: Tulisan Arab, Latin, Lengkap dengan Arti dan Maknanya
Siti Umnah February 24, 2026 10:14 AM

SRIPOKU.COM - Memasuki hari keenam di bulan suci Ramadan, intensitas ibadah seorang Muslim idealnya semakin meningkat.

Selain menjalankan ibadah wajib, memperbanyak doa harian menjadi sarana penting untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memohon perlindungan dari segala kekhilafan.

Pada hari keenam ini, fokus doa kita adalah memohon agar dijauhkan dari kehinaan akibat maksiat dan memohon perlindungan dari murka-Nya.

Baca juga: Doa Puasa Ramadan Hari Kelima: Tulisan Arab, Latin, Lengkap dengan Arti dan Maknanya

Berikut adalah panduan lengkap doa puasa Ramadan hari keenam.

Bacaan Doa Hari Keenam Ramadan

Berikut adalah teks lengkap doa hari keenam dalam bentuk Arab, Latin, beserta terjemahannya:

Teks Arab:

اَللَّهُمَّ لاَ تَخْذُلْنِيْ فِيْهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ وَ لاَ تَضْرِبْنِيْ بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ وَ زَحْزِحْنِيْ فِيْهِ مِنْ مُوْجِبَاتِ سَخَطِكَ بِمَنِّكَ وَ أَيَادِيْكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِيْنَ

Teks Latin:

Allâhumma lâ takhdzulnî fîhi lita'arrudhi ma'shiyatika wa lâ tadhribnî bisiyâthi naqimatika wa zahzihnî fîhi min mûjibâti sakhatika bimannika wa ayâdîka yâ muntahâ raghbatirrâghibîn.

Artinya:

"Ya Allah! Janganlah Engkau hinakan aku di bulan ini karena perbuatan maksiatku terhadap-Mu, dan janganlah Engkau cambuk aku dengan cambuk balasan-Mu. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-Mu, dengan kelembutan dan ketinggian rahmat-Mu, Wahai pegangan terakhir orang-orang yang berkeinginan."

Makna dan Kandungan Doa

Doa hari keenam ini mengandung tiga poin utama yang sangat mendalam bagi spiritualitas seorang hamba:

Memohon Perlindungan dari Kehinaan Maksiat

Maksiat bukan hanya berdampak pada dosa, tetapi juga merendahkan martabat seorang manusia di hadapan Sang Pencipta. Kita memohon agar Allah tetap menjaga kehormatan kita dan tidak membiarkan kita terjerumus dalam kehinaan akibat menuruti hawa nafsu.

Kengerian Balasan (Adzab) Allah

Kalimat "cambuk balasan-Mu" merupakan metafora dari betapa pedihnya konsekuensi dari setiap pelanggaran yang kita lakukan. Doa ini adalah bentuk pengakuan atas kelemahan diri kita yang tidak akan sanggup memikul beban kemurkaan Ilahi.

Bersandar pada Rahmat Allah

Di akhir doa, kita memanggil Allah dengan sebutan "Wahai pegangan terakhir orang-orang yang berkeinginan." Ini menegaskan bahwa setelah semua usaha manusiawi kita lakukan, hanya rahmat dan kelembutan Allah-lah tempat kembali yang paling aman.

Tips Mengamalkan Doa Harian

Agar doa yang kita panjatkan lebih mustajab (dikabulkan), ada baiknya memperhatikan waktu-waktu terbaik untuk membacanya selama Ramadan:

  • Saat Sahur: Waktu sepertiga malam terakhir adalah waktu yang penuh berkah.
  • Menjelang Berbuka: Doa orang yang berpuasa sesaat sebelum berbuka adalah salah satu doa yang tidak tertolak.
  • Setelah Salat Fardu: Menyisipkan doa harian ini dalam zikir setelah salat akan menambah kekhusyukan.

Semoga di hari keenam Ramadan ini, kualitas puasa kita semakin meningkat dan kita senantiasa berada dalam lindungan serta kasih sayang Allah SWT. Amin.***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.