BANJARMASINPOST.CO.ID - Ramadhan 1447 H/2026 telah berjalan 6 hari. Atau 7 hari bagi yang memulai puasa lebih dulu sehari.
Bulan Ramadan momen umat Islam perbanyak amal ibadah. Hal itu karena pahala dilipatgandakan oleh Allah SWT
Bagi yang punya kemampuan ekonomi, sering kali lakukan umrah saat bulan suci ini.
Melansir laman Badan Pengelola Keuangan Haji, ada keutamaan pada umrah di bulan Ramadan.
Baca juga: Aktivitas Ramadan 2026 Bintang UFC: Ankalaev, Khabib dan Chimaev Puasa, Umrah, dan Persiapan UFC 313
Ada dalil yang menyebutkan bahwa umrah di bulan Ramadhan setara dengan pahala berhaji
Dalam sebuah hadis, Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya kepada seorang wanita:
مَا مَنَعَكِ أَنْ تَحُجِّى مَعَنَا
"Apa alasan kamu tidak ikut berhaji bersama kami?" Wanita tersebut menjawab, "Saya mempunyai tugas memberi minum seekor unta yang ditunggangi oleh ayah fulan dan anaknya.
Mereka meninggalkan unta tersebut tanpa diberi minum, jadi kamilah yang bertugas membawakan air untuk unta itu." Mendengar alasan tersebut, Rasulullah saw. bersabda:
فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ
"Apabila Ramadhan tiba, berumrohlah, karena umrah di bulan Ramadhan senilai dengan haji." (HR Bukhari no 1.782 dan Muslim no 1.256)
Sementara itu, dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, disebutkan bahwa umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam:
فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ تَقْضِى حَجَّةً مَعِى
"Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku." (HR Bukhari no 1.863)
Namun, penting juga untuk memahami bahwa menurut penjelasan Imam Nawawi rahimahullah, umrah di bulan Ramadhan memiliki pahala yang setara dengan haji, namun tidak berarti bisa menggantikan kewajiban haji yang sesungguhnya.
Jika seseorang masih memiliki kewajiban haji, umrah di bulan Ramadhan tidak dapat dianggap sebagai pengganti ibadah haji.
Jadi, umrah Ramadhan tetaplah ibadah yang sangat besar pahalanya, tetapi tidak menggugurkan kewajiban haji jika belum dilaksanakan.
Selain mendapatkan pahala yang sangat besar seperti berhaji bersama Rasulullah, ada banyak hikmah lain yang bisa diambil dari melaksanakan umrah di bulan Ramadhan.
Beberapa di antaranya adalah:
1. Ramadhan Bulan Penuh Berkah
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan rahmat, ampunan dan keberkahan.
Seluruh amal kebaikan yang dilakukan pada bulan ini dilipatgandakan pahalanya.
Oleh karena itu, melaksanakan ibadah umrah di bulan yang mulia ini akan menjadikan pahalanya lebih besar dibanding bulan-bulan lainnya.
2. Mengikuti Sunah Rasulullah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menganjurkan umrah di bulan Ramadhan.
Dengan melaksanakan umrah di bulan Ramadhan, kita mengikuti anjuran nabi dan mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah yang dicontohkan oleh Rasulullah.
3. Meningkatkan Kesabaran dan Keikhlasan
Umrah di bulan Ramadhan tentu memiliki tantangan tersendiri, terutama dengan kondisi berpuasa.
Hal ini jadi kesempatan untuk melatih kesabaran dan keikhlasan dalam beribadah.
Selain harus menghadapi panasnya cuaca di Makkah, jalani umrah sambil berpuasa juga membutuhkan energi yang lebih besar.
Namun, inilah yang membuat pahala umrah di bulan Ramadhan makin berlipat ganda.
4. Meraih Keberkahan Lailatul Qadar
Bulan Ramadhan memiliki satu malam yang sangat istimewa, yaitu malam Lailatul Qadar.
Jika beruntung, kita bisa mendapatkan keberkahan malam tersebut saat berada di Tanah Suci.
Umrah di malam Lailatul Qadar tentu akan menambah keutamaan ibadah yang kita lakukan.
5. Merajut Ukhuwah Islamiyah
Bulan Ramadhan adalah saat umat Islam dari seluruh penjuru dunia berkumpul di Makkah untuk menjalankan ibadah umrah.
Ini menjadi momen yang tepat untuk menjalin ukhuwah Islamiyah dengan sesama muslim dari berbagai negara.
Selain itu, kita bisa saling belajar dan berbagi pengalaman beribadah, yang tentunya akan semakin mempererat tali persaudaraan sesama muslim.
Melaksanakan umrah di bulan Ramadhan tentunya memerlukan persiapan khusus.
Agar ibadah dapat berjalan lancar, berikut tips yang bisa Anda terapkan:
1. Persiapkan Kesehatan
Menjalani umrah saat berpuasa memerlukan fisik yang prima.
Pastikan Anda menjaga kesehatan sebelum berangkat dengan makan makanan bergizi, cukup istirahat dan berolahraga secara teratur.
Jika perlu, konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter sebelum berangkat.
2. Atur Jadwal Ibadah
Umrah di bulan Ramadhan menuntut tenaga lebih, terutama karena cuaca di Makkah yang cenderung panas.
Oleh karena itu, aturlah jadwal ibadah secara bijak.
Misalnya, Anda bisa memilih untuk melaksanakan thawaf di waktu malam, ketika cuaca lebih sejuk.
3. Jaga Kondisi Tubuh
Pastikan Anda cukup minum saat sahur dan berbuka untuk menjaga cairan tubuh.
Selain itu, pilih makanan yang ringan dan bergizi agar energi tetap terjaga selama ibadah umrah.
Bawa juga camilan seperti kurma atau kacang-kacangan yang bisa jadi sumber energi saat dibutuhkan.
(Banjarmasinpost.co.id)